Puasa untuk sakit gigi, perawatan gusi, scaling dan operasi gigi

Ramadan

TRIBUNNEWS.COM-Kalau puasa umat Islam sakit gigi dan perlu operasi untuk pengobatan oles, ini hukumnya.

Saat berpuasa, umat Islam dilarang sengaja makan atau minum di mulut.

Di bulan Ramadhan, panduan Bekal terbitan Pustaka Muslim untuk merealisasikan berkah Ramadhan menjelaskan beberapa pandangan tentang hal tersebut. -Syaikh Islam Ibnu Taimiyyah (Syekh Islam Ibnu Taimiyyah) bersabda: “Orang yang berpuasa dilarang makan dan minum, karena sama-sama bisa menguatkan badan. Niat menyerah makan dan minum adalah bahwa kedua kegiatan itu Menyebabkan darah mengalir ke seluruh tubuh manusia, dan darah itu adalah darah iblis, bukan karena suntikan atau noda.

Dalam hal ini berbagai pendapat ulama bermunculan.

Salah satu pandangannya adalah jika dengan sengaja Saat makanan atau minuman masuk ke dalam tubuh, puasa dibatalkan.

Baca: Apakah merokok dan infus membatalkan puasa? Ini jawabannya

Tapi jika yang diinput bukan makanan dan minuman (seperti batu), Itu tidak dianggap sebagai makanan.

Ar Ro ً maani dari Al Mishbahul Munir berkata: “Diet pada dasarnya adalah mengunyah dan menambahkan makanan. Jika batu dimasukkan, itu tidak disebut makan. “

Tapi, apa yang harus kamu lakukan jika sebagai seorang muslim yang berpuasa, sakit gigi?

Apalagi jika harus mengoleskan obat ke gusi, seperti memasukkan zat ke dalam mulut.

Apakah kamu Punya pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda bisa bertanya dan langsung berkonsultasi dengan Ust’s Islamic Consulting. Zul Ashfi, SI Lc

kirim pertanyaan Anda ke consult@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, Silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Post a comment