Para psikolog mengklaim bahwa puasa tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga sehat untuk jiwa

Ramadan

TRIBUNNEWS.COM-menemukan bahwa puasa dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Saat ini, umat Islam melakukan puasa di bulan Ramadhan.

Selama puasa, umat Islam tidak diizinkan untuk makan atau minum dari matahari terbit hingga terbenam. Namun demikian, puasa sebenarnya dianggap baik untuk menjaga kesehatan fisik dan mental manusia.

Sejumlah besar penelitian yang dikutip di Kompas.com menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan harapan hidup. Kehidupan dan kekebalan.

Baca: Negara-Negara ini telah mengenal matahari yang tak terkalahkan selama 24 jam, bagaimana Anda bisa berpuasa di sana?

Membaca: Bagaimana cara melatih anak-anak untuk berpuasa secara efektif? Psikolog berbagi 7 rahasia – seperti penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Utah pada 2008 membuktikan bahwa puasa teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung. -Penelitian juga membuktikan bahwa puasa dapat memicu perubahan metabolisme dan mengurangi kadar kolesterol jahat. -Psikolog dan pendiri Institut Psikologi Anava Maya Savitri (S.Psi., CHt) percaya bahwa ini tidak hanya membawa manfaat kesehatan fisik, puasa juga sangat bermanfaat bagi kesehatan mental.

Karena puasa tidak hanya menekan nafsu makan, tetapi juga mengendalikan emosi.

“Puasa tidak hanya melatih kita untuk menahan dahaga, tetapi juga menolak lebih banyak.”

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan Konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Agama Islam Tribunnews.com

Post a comment