Ramadhan dan korona, akankah keraguan tentang puasa semakin mengurangi kekebalan? Lihat penjelasan ahli gizi

Ramadan

TRIBUNNEWS.COM-Akankah kekebalan meningkat dengan cepat? Ini penjelasan dari ahli gizi UGM.

Layanan puasa yang diberikan kepada umat Islam di seluruh dunia tahun ini akan berbeda.

Karena Ramadan akan lulus dengan pandemi Covid-19.

Prevalensi virus korona ini tidak diragukan lagi merupakan tantangan bagi umat Islam.

Karena salah satu upaya untuk melindungi diri dari infeksi korona adalah memperkuat kekebalan tubuh.

Dorong semua orang untuk tetap sehat dan meningkatkan daya tahan. -Tapi apakah Muslim selalu bangun dengan puasa?

R. Dwi Budiningsari, SP, ahli gizi di Universitas Gadjah Mada (UGM). , M.Kes. , Ph.D menjelaskan bahwa puasa baik untuk sistem kekebalan tubuh, atau “beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan kekebalan.” Sebaliknya, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa puasa meningkatkan risiko infeksi Covid-19, “katanya di situs resmi UGM. Dia dikutip pada keempat (23/04/2020), dikutip oleh Kompas.com .– Pelajari lebih lanjut >>>>

Apakah Anda tertarik pada Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan langsung ke Ust .Sul, SSI, Lc Konsultasi Konsultasi Islam-Kirim permintaan Anda ke organisasi konsultasi @ tribunnews.com-Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi bagian Konsultasi Islam Tribunnews.com

Post a comment