Karkkum KLHK dan tim gabungan menghentikan penambangan liar di Cagar Alam Mando

Kilas Kementerian

LANDAK TRIBUNNEWS.COM-KLHK Penindakan Umum, tim gabungan yang terdiri dari Balai Lindung Sumber Daya Alam Kalimantan Barat, Kodam XII / Tanjungpura, Brimob dan Korwas PPNS Polda Kalbar, SatPol PP Kab. Unsur Landak dan Muspika Kec. Sejak 27 Agustus 2020, mandor telah menghentikan penambangan liar di Cagar Alam (CA) Mandor di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Pemberhentian ini berhasil mengamankan areal seluas kurang lebih 700 hektar (Ha). Hancurkan penambang ilegal, hilangkan 400 penambang ilegal dan 154 mesin Dompeng Machines / Robin Machines, dan bersihkan infrastruktur penambangan ilegal di lokasi. Penyidik ​​dari KLHK Gakkum sedang mengumpulkan dan menyelidiki para intelektual yang mendanai penambangan ilegal di CA Mandor. Lapisan, yaitu Pasal 89. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013, Pasal 17 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, memiliki hukuman maksimal 15 tahun dan denda maksimal 100 Miliar rupiah. Selain itu, penulis juga dapat terikat dengan Pasal 19 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1. Pasal 98 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Perlindungan Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya dan Pasal 98 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengatur bahwa hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar. . Gunakan hukuman berlapis untuk menjebak aktor intelektual dan mengembangkannya menjadi aktor lain yang terlibat. Kejahatan lingkungan adalah kejahatan luar biasa. Pada tahun 2014, kami melakukan operasi serupa. Kami berhasil mengevakuasi sekitar 450 penambang ilegal, menghancurkan lebih dari 100 gubuk penambang ilegal, menghancurkan 60 mesin Doppeng, 1 buldoser, serta menangkap 7 penambang ilegal dan 2 Sebutkan orang asing yang mendukung mereka, “kata Sustyo.

” Semua aktivitas ilegal di kawasan CA Mandor harus dihilangkan, ekosistem yang rusak harus diperbaiki, dan restorasi ini akan melibatkan masyarakat setempat. Sementara itu, Rasio Ridho, Sani Jakarta (2/9/2020), Direktur Utama Gakkum KLHK, mengatakan tindakan ini harus menjadi peringatan bagi orang lain yang merusak lingkungan dan kejahatan hutan. Hancurnya pelaku penambangan liar yang mencari untung tapi memiliki kekayaan besar. e Sani Ratio mengatakan: “Hal ini berdampak signifikan terhadap kerusakan lingkungan, kesehatan masyarakat dan kerugian nasional.

Sani Ratio lebih lanjut menjelaskan bahwa penggunaan m erkuri atau merkuri dalam tambang emas yang dilakukan oleh CA Mandor tidak hanya akan merusak lingkungan. Pakaian, Tapi itu mengancam kesehatan masyarakat. Jika merkuri ini dilepaskan ke lingkungan dan masuk ke tubuh manusia karena terhirup atau melalui sistem rantai makanan, maka akan membahayakan kesehatan karena dapat menyebabkan penyakit air. Lasio mengatakan: “Kita tidak bisa mengulangi penyakit air. , Kita harus melindungi komunitas. “— Agar situasi ini tidak berdampak buruk dan tidak terulang kembali, para intelektual / investor tambang ilegal harus dikenakan sanksi berganda untuk menghukum mereka sekeras mungkin.” Kami berterima kasih kepada Polri dan TNI serta masyarakat atas tindakan ini. Dukungan penuh untuk memulihkan area mandor CA. “Kita harus bersatu melawan kejahatan lingkungan dan hutan,” Rasio Sani menjelaskan. (*)

Post a comment