Menaker kembali meluncurkan komunitas BLK

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM di Semarang-Guna meningkatkan peluang masyarakat untuk memperoleh lebih banyak keterampilan, Kementerian Ketenagakerjaan telah meluncurkan 50 BLK masyarakat yang didistribusikan di Jawa Tengah dan DIY. — BLK Komunitas diyakini dapat mempermudah akses dan kualitas pelatihan serta meningkatkan keterampilan sumber daya manusia Indonesia. — “Kita harus mempercepat pengembangan sumber daya manusia dengan melakukan pelatihan vokasi di BLK komunitas ini,” kata Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah pada hari Minggu saat penandatanganan PKB BLK Program Diklat Komunitas dan membantu perluasan Kota Semarang. Employment Opportunities (31 Agustus 2020) malam.

Menteri Sumber Daya Manusia menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia perlu diakselerasi agar dapat mengimbangi indeks pembangunan manusia negara lain. Sebagai informasi terkait, menurut Human Development Report 2019, peringkat sumber daya manusia Indonesia masih menduduki peringkat 111 dari 189 negara. Peringkat 77, katanya perkembangan BLK masyarakat sedang mengejar ketertinggalan. Oleh karena itu, mau tidak mau Indonesia perlu mempercepat pembangunan sumber daya manusianya. Salah satu jalan pintas yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan adalah dengan membentuk BLK masyarakat. Pada tahun 2020, Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan target untuk membangun ribuan komunitas BLK dan akan menyelesaikannya secara bertahap.

Penandatanganan PKB untuk 50 lembaga kali ini merupakan bagian dari pengembangan BLK masyarakat tahap II.Pada tahun 2020, 50 lembaga tersebut akan mendapatkan bantuan dana pembangunan. “Bengkel sekolah kejuruan dan bantuan materi pelatihan vokasi. Nilai bantuannya mencapai 1 miliar rupee. Untuk perusahaan…” Kesepakatan kerja bersama dilakukan secara bertahap karena kita harus mematuhi fasilitas sanitasi Protoco. Oleh karena itu, penandatanganan perjanjian sanitasi jalan dan perjanjian kerja bersama juga efektif. Perluasan kesempatan kerja melalui teknologi tepat guna (TTG), padat karya, dan penciptaan wirausaha baru bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) – pendampingan semacam ini seharusnya mendorong industri kecil untuk kreatif dalam menggunakan dan memaksimalkan sumber daya. Sumber daya yang mengelilinginya, jelas menteri pekerjaan kepala.

Jenis bantuan ini harus memungkinkan penerima manfaat untuk mengubah kekayaan lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual di pasar domestik, yang pada gilirannya dapat memberikan pandangan yang bermanfaat dari sudut pandang ekonomi. Bertahan selama periode covid-19. (*)

Post a comment