Untuk mempromosikan implementasi izin AIS, Asosiasi Nelayan mengucapkan selamat kepada Kementerian Perhubungan

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Komunitas nelayan Kabupaten Pati Jawa Tengah tergabung dalam Asosiasi “Mitra Nelayan Sejahtera”. Terimakasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah memberikan kemudahan izin pelaksanaan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 7 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Perhubungan , Tahun ke-58 (PM 58), tentang pemasangan dan pengaktifan sistem identifikasi otomatis (AIS) untuk kapal-kapal yang melayari perairan Indonesia. — Bacaan: Kementerian Perhubungan untuk sementara menangguhkan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada kendaraan logistik dan transportasi-Pimpinan. Eko Budiyono, asosiasi nelayan “mitra nelayan sejahtera”, baru-baru ini menyurati Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sebagai salah satu syarat utama pengoperasian sistem identifikasi otomatis (AIS), mempermudah dan membantu kapalnya dalam mengajukan permintaan nomor identifikasi layanan bergerak maritim (MMSI). Pengawas Navigasi Hengki Angkasawan menjelaskan, penetapan nomor MMSI merupakan salah satu izin elektronik terkait telekomunikasi maritim dan diberikan oleh Biro Navigasi melalui sistem online.

“Izin online / e-license cepat, mudah, dan gratis. Jika semua persyaratan sudah dipenuhi secara online, pemohon bisa langsung mendapatkan dan mencetak izin yang dibutuhkan dalam waktu satu jam,” jelas Hengki. .

Baca: Dukung Evaluasi Kemenhub terhadap Tes e-driving Yogyakarta – Sedangkan untuk lisensi online / e-license Biro Navigasi, mereka telah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2015. — Selain itu, kata Hengki, dalam rangka mendukung implementasi peraturan Menteri tentang pengaktifan sistem identifikasi otomatis dalam regulasi transportasi Nomor 7 PM Tahun 2019 dan PM Nomor 58 Tahun 2019. Untuk kapal-kapal yang berlayar di perairan Indonesia, Biro Navigasi memberikan bantuan kepada saudara-saudara dan memberikan arahan kepada pemangku kepentingan tentang izin / izin elektronik online, yaitu surat konfirmasi nomor MMSI yang ditetapkan sesuai dengan pelaksanaan peraturan ini. Dia menambahkan. “Pihaknya berharap semua pihak yang terlibat dalam perizinan online / e-license terkait telekomunikasi maritim dapat dijelaskan, termasuk nelayan yang membutuhkannya, termasuk nelayan yang membutuhkan perizinan MMSI.” Anda bisa langsung mengunjungi situs resminya yang dikonfirmasi, Atau hubungi arah navigasi melalui informasi kontak yang disediakan.

Baca: Dukung Dinas Pariwisata Bali Kementerian Perhubungan untuk uji ulang electronic driving di perairan Benoa

Guna menentukan nomor MMSI, Biro Navigasi telah menetapkan sejumlah izin, termasuk persetujuan untuk memasang atau membangun laut jinjing Alat bantu navigasi. -3 pihak terkait, perjanjian pengoperasian layanan lalu lintas kapal (VTS) non-DJPL / local port service (LPS), persetujuan frekuensi maritim operasi non-DJPL / LPS VTS, proposal izin komunikasi data LRIT, penyediaan layanan telekomunikasi dalam layanan bergerak Dalam penghitungan otorisasi tersebut, Maritime Accounting Authorization Code (AAIC) pada prinsipnya digunakan untuk menetapkan otorisasi non-DJPL / LPS VTS dan otorisasi untuk menentukan frekuensi maritim komunikasi stasiun radio kapal.

Post a comment