Kunjungan Menteri Sosial Pondok Pesantren Daarul Rahman: Disiplin adalah kunci sukses

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah melalui Kementerian Sosial bekerja sama dengan masyarakat termasuk pesantren (Ponpes) untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19.

“Selain kebersamaan, kami juga menyalurkan 3.000 paket bansos ke dinas sosial, dan menyalurkan 300 paket bantuan presiden kepada warga terdampak Covid-19,” kata Mensos Juliari. Ditemani Profesor KH berkata. Syukron Makmun ke Daarul Rahman Ponpes di Jalan Purwa. Raya I Jalan Kavling Komplek DKI, Jakarta, Jakarta, Kamis (2 Juli 2020).

Tentu saja, kata Juliari, kita masih dalam suasana pandemi Covid-19 dan mewajibkan semua pihak untuk bersikap disiplin, terutama di fase normal baru. Perjanjian sanitasi harus diikuti.

Baca: Sekretaris Jenderal Kemensos menanggapi lambatnya penilaian penyaluran bansos

“Enam bulan lalu, tidak ada yang tahu situasi baru akan seperti ini. Dalam fase normal, Anda harus tetap memakai topeng. Ini tentang mencuci tangan, dan orang tidak diperbolehkan menjaga jarak dengan cepat, “kata Julia Li. “——————————————————————————————————————————————— ————————————————————————————————————————————————— ———————————————————— -19, kuharap situasinya bisa dikembalikan seperti semula. —— “Patuhi disiplin dengan ketat sampai kamu menemukan sesuatu tentangnya. Vaksin “Covid-19 sekarang menjalani pengujian vaksin. Juliali berkata:” Saya berharap dapat menemukannya segera sehingga kami dapat melanjutkan aktivitas normal.

“Sebagai pengguna anggaran, Kemensos fokus pada upaya agar bansos bisa segera diapresiasi dan bisa dikatakan oleh Juliari. ——- Baca: Kemensos bekerjasama dengan IMI, Menyalurkan bansos kepada pekerja otomotif yang terkena pandemi — Mensos menginspirasi santri dan santri untuk menjaga disiplin dalam hidup, karena disiplin adalah kunci sukses .

“Laporan sejarah menyebutkan bahwa pesantren Sekolah telah melatih banyak orang penting. Ke depan tidak hanya meluluskan, tapi juga akan merekrut calon pemimpin nasional, baik itu walikota, gubernur, menteri, wakil presiden atau presiden, ”kata Julia Li tentang hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari seperti bangun dan bersih-bersih. Layaknya kasur, kamu harus mengembangkan kebiasaan hidup yang baik.

“Tidak hanya dalam tahap normal yang baru, pekerjaan disiplin pesantren juga sangat lancar. Tentunya hal ini berkat dukungan penuh dan teladan Park Kai. Juliari, menteri sosial yang berharap bisa menjadi pilot di pesantren lain, menyaksikan.

Baca: Kemensos Ungkap 92 Daerah / Kota Belum Update Data Kemiskinan Sejak 2015-Disiplin yang diterapkan di Ponpes ini tak hanya bisa menghasilkan ustaz dan kyai di masa depan, tapi juga negara penghasil. Dan para pemimpin masa depan negara. Ini tantangan besar, “tambah Juliana (*).

Post a comment