Dampak Covid-19, Menaker Ida melepas 101 CPMI ke Tanah Air

Kilas Kementerian

BEKASI TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah secara simbolis mengumumkan pemulangan 101 calon pekerja migran (CPMI) yang tidak bisa bekerja di luar negeri pasca pandemi Covid-19.

Ini respon yang cepat, Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) menindaklanjuti permintaan CPMI melalui video dan meminta segera dipulangkan. – “Pemerintah berkomitmen tegas untuk melindungi seluruh pekerja migran Indonesia (PMI) dengan menghentikan sementara pemukiman kembali PMI.” Jumat (17/4/2020), perusahaan pelaksana jasa pemukiman kembali TKI di Bekasi, Jawa Barat (P3MI), kata Menaker Ida Fauziyah saat melakukan sidak (sidak) terhadap PT SKA. Kementerian Ketenagakerjaan menyambut baik Covid dan kembali CPMI di kampung halaman-Menaker Ida didampingi Plt saat melakukan inspeksi. Ari s Wahyudi, General Manager Binapenta; Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari; Eva Trisiana, Direktur Perlindungan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN); Karo Humas, Soes Hindharno dan Kadisnaker dari Ika Indah Yarti Bekasi.

Menteri Sumber Daya Manusia Ida menjelaskan penghentian sementara jabatan ini untuk melindungi seluruh IKM di dalam dan luar negeri. Sebagai upaya mencegah dan memutus rantai distribusi pandemi Covid-19.

Seperti kita ketahui bersama, saat ini Covid-19 telah menjadi pandemi global, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di lebih dari 209 negara termasuk negara-negara pemukiman kembali. Ida Fauziyah melanjutkan: “Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dan menerapkan prosedur higiene standar.” Sesuai Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 151 Tahun 2020, Menaker Ida mengatakan proses pembelian PMI dihentikan sementara untuk melindungi keselamatan dan kesehatan kerja PMI. — Menaker Ida menambahkan jika situasi di negara tersebut dan negara pemukiman kembali normal setelah wabah Covid-19, penghentian pemukiman kembali PMI akan dihentikan. Anak saya tidak bisa bekerja di luar negeri. Pergi ke Malaysia, Singapura, Taiwan dan Hong Kong. Kami juga mengimbau orang-orang yang bekerja di luar negeri untuk tidak pulang. Sing mohon bersabar yo, ”kata Ida. -Menaker Ida memastikan bahwa CPMI 101 itu kembali ke kendaraan pengangkut dengan prosedur kesehatan yang benar. Dan menghubungi kepala dinas untuk menjemputnya.

“ saya desak Bapak Karantina sendiri selama 14 hari ketika tiba di rumah untuk mematuhi prosedur kesehatan. ”Sebelum CPda pergi, Menaker Ida mengingatkan mereka yang tidak dapat bekerja di luar negeri untuk mencoba mendaftar program sertifikasi pra-kerja yang sangat bermanfaat. Semua pekerja memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan untuk meningkatkan Keterampilan mereka, dan yang terpenting bisa juga mendapatkan insentif. EE TKI di Jembrana, Bali sembuh dari Covid-19

hati-hati di jalan. Ingat berdoa. Jaga kesehatan ya yo Salam untuk keluarga di desa Menaker Ida berkata: “. “Di perusahaan, Menaker Ida juga mengingatkan perusahaan lain untuk tidak melakukan hal ini, karena ini pelajaran untuk tidak mengirimkan CPMI. Kita harus mengutamakan kesehatan dan perlindungan seluruh pelamar PMI,” kata Menaker Ida. (*)

Post a comment