Grace Batubara mendistribusikan sembako di Cirebon untuk mengingatkan warga agar memperhatikan tata cara kebersihan

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Wanita Persatuan (DWP), kuasa hukum Grace Batubara Kementerian Sosial, menyalurkan bantuan materi dari “Kementerian Sosial” di Cirebon. Dia mengingatkan warga agar taat disiplin di era normal baru atau di bawah peraturan baru.

“Informasi yang saya terima menunjukkan bahwa Kota Cirebon dulunya merupakan zona hijau, dan sekarang kembali ke zona kuning. Bapak ibu sekalian, walaupun kita” kita sudah memasuki masa normal baru, namun nyatanya ini Apakah tidak normal. Oleh karena itu, kami tetap harus mematuhi prosedur sanitasi yang direkomendasikan oleh pemerintah dan mengambil tindakan disipliner. Kata Rahmat (Rahmat) di Balaikota Cirebon kemarin (7 Oktober 2020). Tiga hal terpenting baginya adalah memakai topeng, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak agar tidak menghindar. Kerumunan ramai. Berawal dari orang yang disiplin, kami yakin bisa memutus rantai penularan Covid-19, ”ujarnya. -Grace juga merupakan perwakilan dari Indonesia’s High Cabinet Oasis (OASE). Ia mengatakan meski memasuki masa baru normal, banyak orang yang masih mengalami kesulitan keuangan akibat pandemi Covid 19, seperti pengangguran dan berkurangnya pendapatan. – “Disini Kemensos hadir untuk membantu meringankan beban perempuan yang terkena Covid-19. Hari ini kami menyediakan kemasan makanan dari basis ‘Kemensos Hadir’ di Kota Cirebon. Semoga bisa diterima.” Sambung keduanya. Hidup sangat baik dan bisa segera dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Cirebon; 500 paket untuk Desa Nelayan Kelurahan Kesenden di Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon; 1.000 paket untuk 5 Kecamatan di Kota Cirebon, yaitu Harjamukti dan Kesambi , Pekalipan, Kecamatan Lemahwungku dan Kejaksaan Agung. Dia menjelaskan.

Kementerian Sosial melalui Biro Pemberdayaan Sosial menyalurkan bantuan sembako kepada Kementerian Sosial kepada masyarakat yang tidak terdampak data perlindungan sosial komprehensif (COVID-19). DTKS) dan tidak pernah mendapat bantuan atau bantuan dari Proyek Keluarga Harapan (PKH). Santunan masyarakat nontunai (BPNT) / sembako Pada saat yang sama, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan, warga membutuhkan bantuan sembako selama masa AKB. Terima kasih kepada Kementerian Sosial. Masyarakat Cirebon berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat untuk melindungi kita dari tertular dan penyebaran virus dengan mengikuti toko-toko kesehatan profesional. Kata Nasrudin. Seorang nelayan dan pekerja lepas bernama Junaedi (69) di Kota Cirebon mengaku kebutuhan dasar Kemensos membantunya .- “Terima kasih Kemensos sudah memberikan saya tolong aku. Sejak pandemi, penghasilan saya menurun, tapi alhamdulillah, saya dalam keadaan sehat.

Turut serta dalam acara tersebut adalah perwakilan dari pimpinan pusat Dharma Wanita Kementerian Sosial; Direktur Kepahlawanan, Perintis, Persatuan dan Pemulihan Sosial; Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adat Terpencil; Wakil Walikota Kota Cirebon dan Kota Cirebon Direktur Pelayanan Sosial untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Post a comment