Selama 2015-2019, Kementerian Pertanian mencetak 224.977 hektare sawah baru

Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) tengah melakukan kegiatan pencetakan beras di wilayah yang berpotensi ditanami secara bertahap. Indeksnya berada di angka 2 pada dua musim tanam dan terkait dengan status kepemilikan tanah dan tanah perselisihan .- — Menentukan apakah ada cukup air dan petani atau pembudidaya yang bergerak di sawah juga menjadi kriteria untuk menentukan lokasi sawah. — Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan kegiatan pencetakan sawah ini untuk menambah luas areal persawahan di berbagai jenis lahan yang belum pernah diolah dengan sistem persawahan. -Dalam perencanaan, kegiatan pencetakan lapangan juga harus mencakup persiapan dokumen lingkungan yang relevan, termasuk Amdal (jika dicetak), sehingga setiap bidang tanah dapat menggunakan lebih dari 500 hektar lahan — “Calon pencetakan di sawah ini, lokasi ini Jenis vegetasi dan kondisi medan berbeda-beda, sehingga harus direncanakan dengan matang agar medan dapat lebih optimal. ā€¯Panggil Menteri Pertanian SYL.

Kegiatan pencetakan beras yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam beberapa tahun terakhir selalu dimulai dengan SID (Desain Penelitian Survei). SID adalah proses perencanaan yang dirancang untuk memastikan kesesuaian lahan, ketersediaan petani dan ketersediaan potensi sumber air. Dia menjelaskan: “Proses ini dilakukan pada tahun sebelumnya, agar tidak menghalangi pasokan sawah percetakan baru untuk pembangunan tahun fiskal ini.” Membaca: Kementerian Pertanian menyelenggarakan pelatihan pengolahan makanan untuk memprediksi dampak pandemi korona — -Sarwo Edhy, General Manager Infrastruktur dan Fasilitas Pertanian (PSP), mengungkapkan bahwa kegiatan pencetakan beras pada tahun 2019 dilakukan di 27 daerah. Salah satu dari 8 provinsi terletak di wilayah Poso, di mana 150 hektar didistribusikan di dua sub-daerah (Sipa). Mona dan Pamona Tenggara).

Pada bulan April 2020, sesuai dengan implementasi Mekar Nadi Poktan 2 Desa Uronasari di Kabupaten Poso, Kabupaten Pamona Barat dengan 30 hektar sawah, 2 hutan buatan dapat diimplementasikan.

Post a comment