Perdana Kabupaten Pandeglang memanen beras di pusat Covid-19

Kilas Kementerian

Pan Deliang Lang TRIBUNNEWS.COM-Direktur Biro Pertanian Pandeglang Budi Januardi memimpin panen padi tadah hujan pertama pada Selasa (4/4/2020) dengan petani dari Kelompok Tani Haur Tutul (Poktan) Sukasari di Desa Sukasari, Kabupaten Plosari. — Produksi beras negara itu sebagian besar masih berasal dari beras dataran rendah, sementara beras dataran tinggi hanya menyumbang 5% dari total produksi beras negara itu.

Sebelumnya, tanah ini tidak digunakan untuk tanaman pangan, “kata Budi.

Baca: Menteri Pertanian SYL: Meningkatkan pembelian kepentingan publik di Pasar Mitra Tani

Budi mengatakan akan ditanam di atas lahan 13 hektar Dari mana 9 hektar lahan didanai oleh petani yang dibiayai sendiri oleh Lembaga Penelitian Evaluasi Teknologi Pertanian (BPTP), yang dibantu oleh pemerintah.

“Pemerintah menyediakan 25 kg / ha benih padi dan organik Bantuan komprehensif diberikan dalam bentuk pupuk, yaitu urea, SP26, NPK dan jeruk nipis. Pada saat yang sama, empat varietas benih ditanam, yaitu Situ Bagendit, Invago 8, Invago 10 dan Invago 12 “, kata Budi.

Budi Januardi mengucapkan terima kasih kepada para petani atas antusiasme mereka, terutama Poktan Haur Tutul, yang memberikan kontribusi pada hasil panen yang tinggi. Untuk varietas Invago, provitas mencapai 7,3 ton / ha, dan untuk varietas Situ Bagendit, hasil panen mereka 4,5 ton / ha.

Baca: Sejak awal tahun, Sumatera Utara telah dihancurkan Kelapa diekspor ke China tanpa mundur, pada saat yang sama, Bupati Panddeglang Irna Narulita menjelaskan bahwa antara Maret dan Mei 2020, sekitar 48.934 hektar padi akan dipanen, dan hasilnya adalah 157.405 ton beras. Erna berkata: “Sawah meliputi area seluas 57.762 hektar, dan total luas padi kering adalah 10.342 hektar. “- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebelumnya meminta semua kepala administrasi pertanian dan regional dan perusahaan pertanian lainnya untuk berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pangan 267 juta jiwa Indonesia.

SYL menyetujui pada hari Jumat (4 Maret 2020) Dalam sebuah konferensi video yang diadakan oleh semua kepala departemen pertanian di Indonesia, mengatakan: “Mari kita selesaikan masalah pertanian ini dengan itikad baik, dan kita semua siap menjadi pahlawan. “

Post a comment