Menaker memasuki standar baru dan meminta perusahaan untuk mempekerjakan lebih banyak pekerja yang diberhentikan

Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Sebelum Indonesia mengadopsi normal baru, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengimbau pengusaha merekrut pekerja yang dipecat dan di-PHK akibat pandemi Covid. 19.

ini Ibu Ida juga mengingatkan bahwa penerapan standar baru selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja pekerja (K3).

Menurutnya, industri sangat erat kaitannya dengan kehidupan banyak orang, sehingga beroperasi sesuai dengan protokol kesehatan dan diawasi secara ketat. Tegasnya, ‚ÄĚkata Ada di Jakarta, Selasa (2/6).

Ada menjelaskan bahwa mempekerjakan tenaga kerja yang dipecat dan dipulangkan memiliki keuntungan sebagai berikut. Menyediakan mobil bagi pengusaha.

Mereka Mereka sudah memiliki skill untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, memiliki pengalaman kerja, dan memahami budaya kerja perusahaan.

“Oleh karena itu, mereka dapat langsung bekerja berdasarkan keahliannya tanpa Menaker menjelaskan:” Hal ini tentunya menguntungkan perusahaan Tingkatkan produktivitas, “Menaker menjelaskan.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Per 27 Mei 2020, 1.058.284 pekerja sektor formal di-PHK dan 380.221 pekerja di sektor formal di-PHK. Pekerja di sektor informal dipengaruhi oleh 318.959 pekerja, 34.179 calon pekerja migran tidak dapat pergi, 465 magang dipulangkan, dan jumlah pekerja yang terkena pandemi Covid-19 adalah 1.792.108.

Post a comment