Kementerian Perhubungan melakukan tes elektronik di perairan Pelabuhan Tarakan

Kilas Kementerian

Untuk meningkatkan layanan pelabuhan dan meningkatkan keselamatan navigasi, Kementerian Perhubungan sekali lagi telah mendirikan test bed elektronik yang disebut e-Pilotage. Kali ini, uji informasi elektronik dilakukan di perairan Pelabuhan Tarakan di Provinsi Kalimantan Utara. ), yaitu VTS Tanjung Priok, VTS Batam Center, VTS Tarakan, dan akhirnya VTS Benoa.

Dalam hal ini, Administrasi Umum Keselamatan Maritim telah menyiapkan rencana implementasi yang cepat dan memasang test bed elektronik untuk mengoptimalkan penggunaan VTS di area navigasi untuk meningkatkan keselamatan maritim.

Membaca: Metode adaptasi normal baru, personel kelautan berdisiplin jangka panjang mematuhi peraturan kesehatan

tentang bangku tes ketiga harus memungkinkan semua pihak untuk berkontribusi pada keberhasilan dan keberhasilan kegiatan ini untuk pelaksanaannya Hasilnya dapat digunakan sebagai referensi untuk implementasi pilotage elektronik di pelabuhan Tarakan melalui VTS Tarakan.

Oleh karena itu, dalam pidato Direktur Administrasi Umum Transportasi Maritim, Arif Toha, Direktur Administrasi Umum Transportasi Maritim, sebenarnya berpidato pada upacara pembukaan test trapping test elektronik di area pelabuhan utara Tarakan. Kalimantan, Selasa (2020/7/7). Arif menjelaskan bahwa pelaksanaan test bed bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dan evaluasi untuk menyiapkan fasilitas dan infrastruktur serta mengimplementasikan ketentuan kode ini. e-Pilotage menyadari fungsi VTS sesuai dengan berbagai karakteristik lalu lintas dan rute navigasi yang berbeda.

Sebelumnya, implementasi platform uji e-Pilotage dilakukan di Tanjung Pruek dan VTS Batam, dan implementasinya baik. Dia mengatakan bahwa ujian masuk elektronik juga dapat berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, ia mengucapkan selamat kepada semua pihak yang akan melakukan kegiatan ini sehingga pelaksanaan tes mengemudi elektronik dapat terus meningkatkan kualitas layanan berdasarkan evaluasi dari implementasi sebelumnya (yaitu di Tanjung Pruuk dan Batam), katanya Kali ini, implementasi di Tarakan sangat sulit- “Saya harap dengan perlindungan informasi elektronik ini, layanan juga akan meningkat, layanan pelabuhan akan lebih efisien, dan keamanan navigasi akan dijamin, termasuk ke Arif,” Di lingkungan laut di laut. ——Pembaca: Kementrian Perhubungan memobilisasi kapal KPLP untuk membantu menemukan kapal penangkap ikan yang tenggelam di Coupang. Pada kesempatan yang sama, ketika Hengki Angkasawan, kepala navigasi, menghadiri acara tersebut, ia mengatakan dalam sebuah pidato bahwa para pilot di Pel abuhan Tanjung Priok dan Batam Hasil implementasi dapat memberikan penilaian yang baik.

Post a comment