Selama pandemi, BBPLK Medan melakukan pelatihan yang aman dan efektif

Kilas Kementerian

Maine TRIBUNNEWS.COM-Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kejuruan Medan (BBPLK) tidak menghentikan berbagai kegiatan layanan masyarakat selama pandemi di bawah 19 tahun. Dan Toko Roti (Kamis (9/9, 2020)).

“Peserta pelatihan adalah pekerja pariwisata yang terkena dampak pandemi Covid-19. Pelatihan ini tidak hanya dirancang untuk memberikan manfaat kepada kelompok-kelompok berikut: BBPLK Medan Orang yang bertanggung jawab, Muhammad Ali, mengumumkan dalam siaran pers bahwa magang dan masyarakat yang terkena dampak juga “pandemi.”

Pada awal latihan, Muhammad Ali menjelaskan bahwa PBK Tanggap Covid -19 memiliki dua tujuan, yaitu untuk meningkatkan kemampuan staf keramahtamahan / katering yang sudah tutup dan untuk mengurangi beban pada masyarakat yang terkena dampak.Dengan memastikan bahwa makanan didistribusikan dari hasil pelatihan untuk mendapatkan Covid-19, SDM menyambut baik setelah pandemi Covid-19. Kebangkitan pariwisata di Indonesia.

“Ali berkata:” Kami sangat percaya bahwa industri pariwisata akan dilanjutkan setelah pandemi selesai. Oleh karena itu, kita harus hati-hati menyiapkan sumber daya manusia pariwisata sehingga standar kinerja yang lebih tinggi dapat diterapkan pada mereka Muhammad Ali menegaskan bahwa peserta pelatihan harus mengikuti rekomendasi pemerintah untuk mematuhi standar prosedur kebersihan. Muhammad Ali dan masyarakat di Medan dan sekitarnya akan menyelesaikan kegiatan ini. Di salah satu fasilitas, berkat dukungan peralatan yang sangat modern, peserta juga dapat meningkatkan keterampilan memasak dan membuat kue.

“Terima kasih, Menteri Tenaga Kerja untuk mengadakan program pelatihan responsif bersama ini,” katanya. (*)

Post a comment