Menaker memberikan bantuan untuk mem-PHK-kan dan membebaskan korban

Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja telah mengadopsi program intensif infrastruktur untuk menyediakan tenaga bagi pekerja yang di-PHK dan PHK.

Prosedur ini dilakukan dalam bentuk semprotan desinfektan. Selain membantu mencegah penyebaran Covid-19, rencana itu juga membantu perekonomian pekerja yang diberhentikan atau diberhentikan.

Jumat (8/8/2020), ini disebarkan oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah setelah penyemprotan disinfektan di Kedaung Kali Angke di Cengkareng, Jakarta Barat. Perencanaan reguler, yang berfokus pada tenaga kerja dan infrastruktur produksi. Kali ini, prosedurnya tidak umum, tetapi pindah ke penyemprotan disinfektan di lingkungan industri atau desa. “Penyemprot adalah teman yang dipaksa untuk tidak dapat bekerja karena mereka telah dipecat atau diberhentikan,” kata Menac Ida.

Menurut data dari Kementerian Tenaga Kerja pada 1 Mei, 1.032 pekerja di departemen yang secara resmi diberhentikan karena pandemi Covid-19. 960 orang dan PHK di sektor formal adalah 375.165, sementara pekerja di sektor informal yang terkena dampak Covid-19 adalah 314.833. Jumlah total pekerja di sektor formal dan informal yang terkena dampak Covid-19 adalah 1.722.958.

“Ini adalah data yang jelas, termasuk nama dan alamat, dan disertai oleh NIK KTP. Aida berkata:” Ada juga 12 juta pekerja yang telah dirawat selama proses verifikasi dan konfirmasi. Oleh karena itu, total sekitar 3 juta pekerja telah dirawat. pengaruh. “——— Ganak menjelaskan bahwa melalui kegiatan penyemprotan desinfektan ini, pekerja yang dipecat dan diberhentikan akan menerima imbalan dari Kementerian Tenaga Kerja. – Saat ini, kegiatan ini hanya dilaksanakan di Jabodetabek karena pemerintah Pembatasan masih diberlakukan pada area di luar wilayah .- “Oleh karena itu, untuk program infrastruktur padat karya yang dirancang untuk mengelola dampak Covid-19, program ini hanya untuk penerima teman yang berlebihan,” jelas Menaker. “-Menaker Berkata: “Mari kita terus berdoa untuk awal pandemi Covid-19.”

Menaker juga menyarankan masyarakat untuk tetap bersih dan tidak meninggalkan rumah kecuali hal berikut terjadi. Dia berkata: “Kita sangat perlu untuk menjaga tubuh kita sehat.” “Hanya tubuh yang tidak bisa dekat, dan hati harus dekat.” (*)

Post a comment