HKTI Surplus Kabupaten Kabupaten Purwakarta: Ini adalah bukti swasembada beras

Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kabupaten Purwakarta mencatat surplus beras 12.000 ton pada bulan April di bawah ancaman epidemi korona yang melanda seluruh wilayah. Prestasi ini menandakan bahwa beras di seluruh negeri terus menunjukkan tren kenaikan yang jelas.

Direktur Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan menjelaskan bahwa peningkatan ini disebabkan oleh upaya petani yang terus mengoptimalkan potensi lahan melalui penggunaan berbagai teknologi dan mekanisasi pertanian. Strategi Kabupaten Prwakart berhasil memanen 5.100 hektar. Insya Allah, target panen untuk Mei adalah 4.800 hektar. “

Baca: Upaya Kementerian Pertanian untuk menstabilkan harga ayam telah menurun

D’Di sisi lain, Agus mengatakan bahwa petani di Kabupaten Purwakarta juga menggunakan potensi air untuk mengeringkan sawah untuk meningkatkan pertanian Produksi, Indeks (PI), sehingga panen rata-rata dan output bulanan lebih tinggi. Dia berkata: “Untuk permintaan konsumen regional dengan total populasi 950.660 orang, diperkirakan permintaan bulanan untuk beras hanya 7.100 ton,” katanya. Bahkan, Kabupaten Puwakata secara seragam memanen dan menanam di setiap daerah. Menurut Argus, rencana penanaman ini sangat efektif karena tidak memungkinkan pengabaian atau penggunaan lahan pertanian.

“Oleh karena itu, Kami di Enwa mengatakan: “Kabupaten Purwakarta akan menyediakan kelebihan beras, dan dia optimis tentang hal itu. Ini dapat digunakan sebagai dasar untuk swasembada beras yang diharapkan oleh semua orang Indonesia.

Baca: Jokowi: Mencari satu dari kenaikan harga beras Orang yang menguntungkan

“Saya berharap prestasi ini dapat memberikan swasembada beras 3. Pertama, kami mencapai swasembada beras pada tahun 1984. Kedua, kami mencapai swasembada beras pada tahun 2009/2010, dan sekarang ada tanda-tanda bahwa “untuk mencapai swasembada pada tahun 2020. Oleh karena itu, ini adalah swasembada ketiga dalam beras.” .— Dalam rangka mencapai swasembada beras, Entang meminta pemerintah untuk melanjutkan upayanya untuk meningkatkan produksi. Karena swasembada beras harus tercapai.

Baca: Jokowi meminta Menteri Perdagangan untuk memeriksa harga makanan lokal

“Kami membutuhkan inovasi dan teknologi. Kami harus dapat memberi insentif kepada petani melalui kebijakan harga preferensial. Bahkan” ia menyimpulkan: “Agar dapat mengurangi konsumsi beras Untuk menggunakan surplus ini sebagai cadangan beras nasional. “

Post a comment