FGD KLHK menyoroti perkembangan industri makanan dari perspektif legislatif

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Hutan mengadakan diskusi panel (FGD) dengan anggota Kelompok Inti Kalimantan DPR RI untuk membahas prospek terkait dengan penilaian lingkungan strategis (KLHS) dan pemulihan gambut dalam Rencana Pengembangan Pangan Kalimantan Tengah. –KLHK menyelesaikan tugas pemantauan lingkungan dan kehutanan dengan menyiapkan KLHS cepat untuk rencana tersebut.

Baca: Menteri LHK mendukung 7 024 Kampung Tangguh Nusantara Kampung TNI-Polri untuk mempromosikan keamanan pangan — -LHK Wakil Menteri Alue Dohong mengetuai forum desulfurisasi gas asap virtual, Jumat (17/7/2020), antara lain, Ada juga Wakil Ketua Komite IV Budisatrio Djiwandono Anggota Komite Keempat DPR RI Daniel Johan (VII Johan) VII Willy M Yoseph (Willy M Yoseph) MP, IV.B Anbang Puwanto (IV B Ambang Purwanto) Perwakilan.

Menurut UU No. 18 tahun 2012, makanan mencakup pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, produk akuatik dan produk akuatik.

“Konsep makanan yang disebutkan di sini. Oleh karena itu, ini bukan hanya beras atau beras. Talk Food Estate adalah pusat pengembangan makanan. Ini berbeda dari perkebunan padi sebagai pusat pengembangan padi. ​​MP Alue Dohong berkata:” Ini berarti dari arti luas Di atas, itu akan dikembangkan di bekas makanan PLG.

Baca: Gakkum KLHK memperbaiki 8 truk yang dimuat dengan kayu Merbau di Sorong-Mereposisi mantan anggota parlemen Alue Dohong menekankan bahwa PLG adalah pusat alternatif untuk pengembangan pangan berkelanjutan, menekankan industri makanan dan pencetakan di bekas PLG 140 Sepuluh ribu hektar sawah tidak sama – maka, rencana area makanan yang dirumuskan oleh pemerintah akan lebih lengkap. Dengan pemulihan gambut, berdasarkan penelitian, perencanaan areal padi dapat dilakukan pada potensi 165.000 hektar mineral langka dan lahan gambut (Rice Development Center) Selain itu, MP Alue Dohong mengatakan bahwa ia memposisikan ulang PLG yang lama sebagai enam aspek utama dari pengembangan pangan berkelanjutan, yaitu area pengembangan, hutan, gambut, dan sumber daya manusia yang unggul. Dia juga menjelaskan peran KLHK dalam konteks pembangunan berkelanjutan makanan lama. PLG .

Pertama-tama, implementasi cepat KL HS yang dipimpin oleh Administrasi Umum Perencanaan Hutan dan Lingkungan (PKTL).

Post a comment