Kementan Guyur Garlic et Chile di Surakata pada 5 Maret

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kenaikan harga baru-baru ini untuk produk bawang putih dan lada telah menyebabkan Kementerian Pertanian mengambil tindakan untuk mengatur pasar berbiaya rendah di beberapa daerah. Pada Kamis (2020/2/13), gelar pasar murah digelar di 5 pasar di wilayah Surakarta, yaitu: Pasar Gede, Pasar Nusukan, Pasar Rejosari, Pasar Harjodaksino, dan Pasar Gading. Ini juga telah didistribusikan ke DI Yogyakarta, sebuah pusat toko petani Indonesia.

Baca: Biro Keamanan Pangan Kementerian Pertanian menjamin bahwa bawang putih dan stok Chili aman- “Tolak, yang merupakan fenomena tidak biasa kenaikan atau penurunan berlebihan,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang berada dalam seri judul pasar Sepuluh kendaraan dengan bawang putih dan paprika dilepaskan. “” Kami memiliki hitungan, jika persentase kenaikannya masih normal. “Jika jumlah roket melonjak, kami akan membawa pasar lebih dekat dengan mengangkut makanan dari area panen,” kata menteri yang dikenal sebagai SYL.

Baca: Berinvestasi di perusahaan memasak dengan usaha GrabKitchen terkecil

Sedikitnya 12 ton bawang putih berasal dari importir Asosiasi Bawang dan Sayuran Bawang Indonesia (Pusbarindo) dan 10 ton cabai, setiap 5 ton paprika merah dan 5 ton curl Paprika merah, ini melimpah dari Kabupaten Wajo. Selain itu, SYL meminta masyarakat untuk tidak panik tentang kenaikan harga bawang putih. Stok tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia meluncurkan sekitar 88.000 stok bawang putih-120.000 ton. Menteri Pertanian SYL juga menyebutkan bahwa panen akan meningkat sebanyak 50.000 ton antara akhir Februari dan Maret 2020. Hanya cukup di DKI hingga awal Maret-pada kesempatan yang sama, Agung Hendriadi, kepala Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP), mengungkapkan bahwa sejak 30 Januari, nama pasar tersebut adalah bazaar. Telah diadakan di berbagai daerah di Indonesia sebagai tanggapan terhadap kenaikan harga pangan. Selain itu, pihaknya juga mengidentifikasi area di mana harga telah naik tajam, terutama produk bawang putih dan lada. Agung berkata: “Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menjaga pasar ini tetap murah sampai harga bawang putih dan cabai jatuh.”

Baca: Manfaat menyebar dari buah-buahan dan ponsel ke bawang putih, Corona Virus Hoaks – – Dalam nama pasar murah ini, harga cabe merah adalah Rp 35.000 / kg, lada merah keriting Rp 30.000 / kg dan bawang putih Rp 30.000 / kg. Harga ini lebih rendah dari harga pasar yang masih tinggi. Menurut pemantauan pada halaman Pusat Informasi Harga Makanan Strategis (PIHPS) pada 12 Februari 2020, harga eceran rata-rata lada merah keriting adalah 55.000 rupee / kg, lada merah 57.000 rupee / kg, dan bawang putih adalah 577.000 rupee / kg. – Antusiasme masyarakat terhadap pasar murah terlihat dari antrian turis yang membeli bawang putih dan paprika. Salah satu pembeli, Sunari, menyatakan antusiasme untuk judul pasar murah ini. Dia berkata: “Saya seorang pedagang makanan, jadi jika harganya naik, kami juga akan mengalami kesulitan. Bawang putih dan cabai dijual dengan harga murah sangat berguna.”

Post a comment