Menkop dan UKM menyiapkan rencana stimulus UMKM dalam pandemi COVID-19

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Koperasi dan Menteri UKM Teten Masduki mendesak semua pihak, termasuk sektor swasta, perusahaan publik dan masyarakat, untuk membantu UKM terus berproduksi sebagai sektor yang memelihara COVID sektor praktis terendah di Indonesia Tengah. 19 pandemi.

“Saya harus menjelaskan bahwa peserta UMKM, terutama yang di industri mikro, memiliki 64 juta unit bisnis. Ini bukan masalah kecil, tetapi masalah besar. Karena itu, ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. , Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi koperasi dan Menteri UKM Teten Masduki mengatakan dalam Indonesian Good Morning Talk Show pada pukul 10:00 pagi WIB, temanya adalah “Face Covid-19, UMKM Bangkit! “Ini disiarkan langsung dari Jakarta pada hari Kamis. Tiga pembicara yang hadir berada di lokasi masing-masing dan berkomentar melalui konferensi video atau konferensi virtual. Pada kesempatan ini, pembicara yang memberikan pendapat mereka adalah CEO Tokopedia William Tanuwijaya dan Andy Flores Noya, CEO BenihBaik.com .Teten mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan beberapa rencana stimulus khusus untuk menjaga daya beli produk UMKM. Koperasi dan Departemen UKM sedang mempersiapkan dua langkah stimulus khusus untuk 19 Mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat untuk membeli produk-produk UMKM selama epidemi.

“Untuk memprediksi dampak ekonomi COVID-19, koperasi dan Departemen UKM sedang mempersiapkan beberapa rencana. Salah satunya adalah untuk merangsang peningkatan daya beli perusahaan kecil dan menengah, yang disetujui dan dianggarkan oleh Presiden. “Rs 2 triliun,” kata Teten.

Teten berharap bahwa rencana stimulus akan merangsang penjualan produk-produk UMKM dan menyediakan anggaran 2 triliun rupee dan diskon konsumen 25%. Diperkirakan 2 juta orang akan meningkatkan daya beli UMKM sebesar 10 triliun rp. Teten mengatakan paket stimulus kedua adalah memberikan bantuan tunai kepada sektor mikro.

“Secara teknis, kami sedang mempersiapkan beberapa model. Kami mempromosikan layanan pengiriman, termasuk pengemudi ojek online,” katanya: “kata Teten. Untuk tujuan ini, pemerintah harus bekerja sama dengan e-commerce. “Untuk membuat jarak efektif, solusi harus ditemukan untuk membuat jarak sosial produktif.

Post a comment