Menteri Pertahanan Syahrul memasuki normal baru, memastikan produk-produk dasar aman dan terkendali

Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah memasuki periode transisi Covid 19 pandemi normal baru, memastikan bahwa sebelas makanan utama selalu dalam keadaan aman dan terkendali. Menteri menunjukkan bahwa sebenarnya ada 11 tuntutan di bawah pengawasan. Menteri mengatakan dalam sebuah diskusi dengan Asosiasi Intelektual Muslim Indonesia (ICMI) pada hari Kamis: “Sampai bulan ini, 11 produk dasar Alhamdulillah dalam kondisi baik. Bagaimana kami menghargai distribusi.” 20). Adapun yang terlibat 11 bahan dasar adalah beras, jagung, bawang hijau, bawang putih, cabai merah, cabai, daging sapi, ayam, telur, gula dan minyak goreng. -Menurut Menteri Pertanian, pasokan beras saat ini diperkirakan sekitar 21 juta ton, dan diperkirakan 12 juta ton.

Diperkirakan bahwa stok beras akan mencapai 8,5 juta ton pada bulan September.

“Kamis. Saya memastikan bahwa tidak ada masalah dengan makanan pokok, yang telah dibuktikan oleh kami selama Ramadhan dan Ramadhan di Lebaran. Kurangnya harga telah meningkat tajam,” katanya. Siklus lima tahun pelarian hama dan krisis global yang dimediasi oleh Program Pangan Dunia, Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).

“Untuk tujuan ini, kami memiliki tiga strategi untuk memprediksi efek berbahaya ini. Pertama, kami mengembangkan rencana SOS atau darurat, kemudian rencana sementara (jangka menengah), dan akhirnya rencana permanen (jangka panjang). Produksi pertanian dan dorongan Distribusi makanan pokok yang baik. (*)

Post a comment