Kementerian Manusia Menyerahkan Pengetahuan Biofarmasi SKKK kepada PT Bio Farma

Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan menganugerahkan Sertifikat Kompetensi Profesional Khusus (SKKK) Bidang Biofarmasi kepada PT Bio Farma (Persero) di Jakarta pada 18 Januari 2021 (Senin). Presiden industri Badan Sertifikasi Nasional (BNSP), konsultan M dan Plt mengamati pendapat SKKK. Muchtar Aziz, Direktur Biro Pembangunan Ekonomi-Budi Hartawan, Direktur Bina Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Binalattas), mengatakan pengalihan SKKK untuk perbaikan. Sebagian upaya biro adalah kualitas sumber daya manusia. di bidang kesehatan khususnya kualitas sumber daya manusia yang akan diterapkan di PT Bio Farma.

Menurut Budi, pemerintah sangat prihatin dan sungguh-sungguh mengurangi dampak virus Covid-19 seminimal mungkin dengan menerapkan kebijakan vaksinasi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Dalam hal ini, PT Biofarma, sebagai perusahaan terbuka, merupakan elemen strategis dari kebijakan vaksinasi dalam hal produksi dan distribusi.

“Oleh karena itu, SKKK Budi yang kami ajukan hari ini mengatakan:“ Ini motivasi kita semua, dan berkomitmen terhadap semua proses yang dilakukan dalam proses produksi vaksin. Produksi vaksin dilakukan oleh personel atau karyawan yang kompeten. “Sertifikasi.

Oleh karena itu, SKKK merupakan alat penting untuk pengujian bakat.

Selain itu, SKKK juga merupakan alat bagi penyelenggara pendidikan dan pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh lembaga diklat. – Pentingnya lembaga pendidikan dan pelatihan. SKKK juga Ia berharap agar seluruh pemangku kepentingan terkait seperti BNSP, Lembaga Diklat, dan Kementerian Kesehatan dapat menjaga minat tersebut Disril Revolin Putra, Pejabat Eksekutif Senior HC & Compliance, PT Bio Farma mengucapkan terimakasih Kepada Departemen Sumber Daya Manusia atas kontribusi partainya. Ia menyadari bahwa standar kompetensi merupakan salah satu kunci pengembangan sumber daya manusia. Tidak hanya kualitas produk dapat dijaga, tetapi konsistensi kapabilitas personel industri farmasi juga dapat dijaga. “Hal ini perlu karena kita bisa mengukur tingkat kehandalan personel industri farmasi,” kata Disril.

Ditambahkannya, SKKK juga sangat penting untuk memotivasi generasi muda, karena industri farmasi merupakan industri unggulan yang nyata untuk dipertahankan. dan menjaga pembentukan kualitas sumber daya manusia. (*)

Post a comment