Transportasi laut kini memfasilitasi siswa yang melanjutkan studi di luar kawasan Miepago

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mendukung mahasiswa yang akan melanjutkan studi di luar wilayah Papua Mipago, Administrasi Maritim Kementerian Perhubungan memberikan dukungan berupa transportasi laut. Transportasi dan Angkutan Laut Wisnu Handoko mengatakan, pihaknya menyediakan peletakan batu pertama kapal yang berangkat dari Nabire menuju Jayapura. – “Alhamdulillah bersama pemerintah daerah Papua khususnya pemerintah daerah Mipago mengirimkan KM Belt Nusantara 63 dan KM Belt Nusantara 64 yang langsung dilepas Bupati Nabir saat melaksanakan perjanjian sanitasi,” terima Tribunnews, Selasa (28/7/28) .

Baca: Kementerian Perhubungan sudah bangun kapasitas navigasi operator dan teknisi telekomunikasi — kapal angkut 743 penumpang terdiri dari mahasiswa yang akan melanjutkan studi . Wisnu menjelaskan, dukungan yang diberikan Kementerian Perhubungan bermula dari surat Bupati Nabier kepada Ketua Persatuan Bupati Mipago, yang meliputi Bupati Nabire, Dorjee, Bupati Pania, dan Deiyai. Bupati dan Bupati Intan Jaya. — Surat ini dikirimkan kepada Dirjen Perhubungan Laut pada 21 Juli 2020. Yang terakhir meminta bantuan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan Kelas II (KSOP) Jayapura untuk memudahkan pengangkutan mahasiswa laut atau meninggalkan pelabuhan. siswa. Papua na bir. -Setelah menerima lamaran, Visnu menyampaikan bahwa keesokan harinya, 22 Juli 2020, Dinas Umum Perhubungan Laut dan Pemerintah Bupati Mipago mengadakan rapat koordinasi virtual untuk membahas permohonan tersebut. -Baca: Kementerian Perhubungan akan persiapkan fisik bus berdasarkan adaptasi baru dengan kondisi normal -Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Ungan Nabire, Gubernur Provinsi Papua Alfius Douw, mengatakan setelah mendapat bantuan transportasi, pihaknya langsung Surat telah dikirimkan kepada Walikota Kota Jayapura berupa permohonan izin masuk Kota Jayapura. Ditandatangani langsung oleh Isaias Douw, Bupati Nabir.

“Soal pengajuan ke Walikota Kota Jayapura, walikota bisa memberikan izin masuk kepada tiga kapal pengangkut semut penelitian tradisional. Kata Alfius Douw, Mipago Daerah (Meepago) hingga kota studi Jayapura (Jayapura) .

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Bupati daerah Meepago (Meepago) yang akan melanjutkan studi .– –Baca: Kementerian Perhubungan Mulai Layar Pertama Tol Laut T-10 Menuju Pelabuhan Galera- “Angkutan Laut dan Kementerian Perhubungan Republik. Ia mengatakan:” Indonesia … Pada kesempatan ini Wisnu berharap, tekad ini bisa terus ditingkatkan agar masyarakat bisa merasakan langsung fakta-fakta yang ada di Kementerian Perhubungan, khususnya Administrasi Umum Angkutan Laut. (*)

Post a comment