PT. SMT secara resmi mengelola terminal Siam Maspion di Pelabuhan Gresik

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-PT. Siam Maspion Terminal (SMT) secara resmi mengelola Terminal Siam Maspion Pelabuhan Gresik, dengan merek Otoritas Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik II dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah menandatangani perjanjian konsesi oleh PT. Minggu (9/8/2020) sore di SMT Surabaya, Jawa Timur. -R Agus H. Purnomo, General Manager Perusahaan Angkutan Laut, mengatakan setelah Gresik R. Totok Mukarto, Kepala Kantor Sekunder KSOP, dan Direktur PT menandatangani perjanjian konsesi. SMT Marianus Oei, pemerintah secara resmi memberikan konsesi dan konsesi PT. SMT akan menyediakan layanan pelabuhan di Siam Maspion Terminal selama 43 tahun masa konsesi yang telah disepakati, dengan pendapatan konsesi mencapai 2,5% dari total (total) pendapatan. Menurut Dirut Agus, sejak diundangkannya Undang-Undang Nomor 17 tentang Navigasi pada tahun 2008, telah memberikan peluang investasi terbesar bagi investor swasta dan BUMN / BUMD untuk berinvestasi di sektor pelabuhan. – “Konsesi adalah fokus investasi awal. Ini digunakan untuk terminal dan manajemen pelabuhan. Dia berkata:” Konsesi juga merupakan kunci utama, bukan aktivitas pelabuhan itu sendiri. Ia menyampaikan terima kasih kepada PT. SMT menjadi BUP murni swasta pertama di Provinsi Jawa Timur yang mendapatkan konsesi, dan menjadi pelaksana kegiatan niaga jasa pelabuhan di terminal Siam Maspion di Pelabuhan Gresik. Direktur Utama Agus mengatakan itu Efisiensi logistik nasional, sehingga kedepannya dapat menekan biaya logistik dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar pelabuhan .

“Pelabuhan Gresik dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan lokasi ini sangat strategis karena mampu menghubungkan Indonesia bagian barat dan timur Signifikansi, “kata Totok. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, agar daerah pedalaman lebih cepat meletus dan menjadi salah satu pilar arus investasi Indonesia. Ia mengatakan:” Dengan adanya konsesi ini, saya berharap dapat membantu mendukung rencana pemerintah untuk Meningkatkan pengoperasian logistik nasional yang efisien dan meningkatkan kapabilitas layanan pelabuhan di Port of Greswick.

Adapun PT. SMT merupakan perusahaan patungan antara PT. Maspion Investindo (Maspion Group) dan SCG Chemical Pte. Co., Ltd. (Thailand SCG Group) didirikan pada tahun 1995 dan pada tahun 1998 di Maspion- Kawasan Industri Manyar-Gresik Sejak PT tahun 2010 dan seterusnya, SMT telah memperoleh izin komersial dari BUP. Maspion juga akan bekerjasama dengan Dubai World Ports untuk mengembangkan terminal peti kemas di kawasan Gresik.

Post a comment