Pemerintah Indonesia menjelaskan tanggapannya terhadap pandemi Covid-19 pada pertemuan ASEAN

Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Indonesia telah mengambil berbagai langkah mitigasi untuk mengatasi dampak Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

Respon kebijakan cepat Covid-19 bertujuan untuk membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga kerja dan lembaga pasar tenaga kerja.

Usulan ini dibuat oleh Direktur Jenderal Binaratas Budi Khatawan ( Binalattas Budi Hartawan, selama masa jabatannya sebagai anggota Kelompok Menteri Senior Pengembangan Sumber Daya Manusia ASEAN, untuk dunia ASEAN yang terus berubah. Budi Hartawan mengatakan: “Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan 695,2T rupiah untuk penanggulangan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Informasi rinci dari triliunan tersebut menunjukkan bahwa anggaran kesehatan adalah 875,5 miliar rupiah, 203,9 Triliunan perlindungan sosial, 120,61 triliun rupiah dan 123,46 triliun rupiah insentif perdagangan telah disiapkan untuk sektor UMKM. Perekonomian mengalami kontraksi 5,32% pada triwulan II.

Angka ini merupakan rekor terparah sejak 1999. Indonesia mengalami kontraksi ekonomi pada triwulan I 1999 sebesar 6,13%, ”ujarnya.

Post a comment