Grace Batubara mendistribusikan sembako di Cirebon untuk mengingatkan warga agar memperhatikan tata cara kebersihan

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Grace Batubara, konsultan dari Unit Dharma Wanita (DWP) Kementerian Sosial, menyalurkan paket bantuan dari “Kementerian Sosial” di Cirebon. Ia mengingatkan warga bahwa di era normal baru atau regulasi baru, mereka harus taat dan disiplin.

“Informasi yang saya terima menunjukkan bahwa Kota Cirebon dulunya merupakan zona hijau, sekarang kembali ke zona kuning.” Ia memasuki periode normal baru, namun ternyata hal tersebut tidak normal. Oleh karena itu, kita tetap harus mematuhi kesepakatan kesehatan yang direkomendasikan pemerintah untuk tindakan disipliner. .

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa tiga hal terpenting adalah memakai topeng, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak tertentu untuk menghindari keramaian. Berawal dari orang-orang yang kita disiplin, kita yakin bisa memutus rantai penularan Covid-19, ”kata Grace, mewakili OASE kabinet Indonesia yang sudah maju, meski memasuki masa normal baru akibat pandemi Covid-19. Banyak warga yang masih menghadapi kesulitan ekonomi, seperti pengangguran dan pendapatan berkurang. “Ibu dua anak ini terus hidup dengan baik dan bisa segera dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Hari ini, 2.500 paket telah didistribusikan, dan dinas membagikan 1.000 paket informasi rinci tentang Peningkatan Hak Perempuan dan Anak (P3A) Kota Cirebon; 500 paket dari Desa Nelayan Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon; dan 1.000 paket dari lima kabupaten. Dijelaskannya, di sinilah letak Kota Cirebon, yakni Harimut, Ksambi, Pecalipan, Le Maungku dan Kejaksaan. “Program masyarakat nontunai (BPNT) / sembako …. Sementara Wali Kota De Cirebon, Nasruddin Kizs mengatakan, dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), warga membutuhkan bantuan sembako.

“Terima kasih kepada Kementerian Sosial. Masyarakat Cirebon sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat untuk melindungi kami dari penularan dan penyebaran virus dengan mengawasi toko-toko kebersihan profesional. Kata Nasrudin. Warga Kota Cirebon, Junaedi (69), nelayan dan wiraswasta. Diakuinya kebutuhan dasar Kementerian Sosial turut membantunya.

“Terima kasih Kementerian Sosial telah membantu saya. Sejak pandemi, penghasilan saya turun, tapi syukurlah, saya dalam keadaan sehat.”

Dharma Wanita, Kementerian Sosial Perwakilan Direksi Pusat; Direktur Kepahlawanan, Pelopor, Persatuan dan Persatuan; Direktur Pemulihan Sosial; Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adat Terpencil; Wakil Walikota Cirebon, Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Post a comment