Mempercepat waktu tunggu, Pelabuhan Tanjung Amas mulai menerapkan single submission dan joint inspeksi

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Guna mengoptimalkan proses percepatan waktu tunggu dan meningkatkan kinerja logistik Pelabuhan Tanjung Amas, Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan dan Administrasi Umum Pelayaran Otoritas Pelabuhan Kelas Satu (KSOP) Tanjung Amas telah menginisiasi a Untuk karantina, bea cukai menerapkan deklarasi terpadu dan inspeksi bersama. Pajak konsumsi

— Dalam portal layanan Indonesian National Single Window System (SINSW), penerapan tugas tunggal (SSM) dan inspeksi bersama merupakan langkah yang disederhanakan, sehingga pengelolaan dokumen menjadi lebih singkat, lebih efisien dan hanya bertingkat satu . Otoritas Pelabuhan dan Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tg. Enas Junidi mengatakan tujuan inspeksi bersama ini untuk melakukan inspeksi bersama antara departemen karantina dan bea cukai untuk mengurangi waktu pra inspeksi dan bea cukai. Perlu diketahui, waktu yang dihemat sekitar 2 hari dan biaya logistik berkurang sekitar Rp 1,7 juta per peti kemas berukuran 20 kaki, ‚ÄĚkata Junaidi dalam sambutannya saat diluncurkan sistem tersebut, Selasa (29/9) di Gumaya, Semarang Hotel yang diselenggarakan-Sebelumnya, Junaidi menyatakan proses ini telah menjalani masa sosialisasi dan telah melakukan uji coba / uji coba terhadap 16 perusahaan impor dan ekspor di Pelabuhan Tg. Efektif mulai 26 Juni 2010. Seputar pembentukan ekosistem logistik nasional Implementasi Inpres No.5 Tahun 2020 yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki lingkungan investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional. — Selain itu, Zhu Naidi mengatakan sesuai dengan ekologi logistik nasional RENAKSI tahun 2020-2024 Penataan sistem, Kementerian Perhubungan telah mengambil langkah-langkah untuk mengintegrasikan sistem pengajuan izin impor dan ekspor Kementerian Perdagangan dan ekosistem logistik nasional melalui INSW, serta mengintegrasikan proses deklarasi perdagangan antarpulau perusahaan dengan proses operasi pengangkutan kendaraan pengangkut melalui INSW. Hal tersebut dapat diintegrasikan ke dalam proses pengoperasian ekosistem logistik nasional.Namun kedepan diharapkan dapat diaplikasikan pada komoditas umum lainnya guna mewujudkan penataan ekosistem logistik nasional dan secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah melalui pintu gerbang Tg. Antara. (*)

Post a comment