Selama pandemi, Dirjen Haber menyerap 3.289 tenaga kerja selama pandemi dan terus mengoptimalkan program padat karya Kementerian Perhubungan.

Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sejak September 2020, Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan telah menyelenggarakan program padat karya di 30 provinsi, 103 kabupaten / kota dan 97 Satker / UPT, menyerap 3289 tenaga kerja dan mencapai padat karya. Jenis anggarannya adalah 61.762 rupiah atau 83,50% yang merupakan 5,122 milyar rupiah atau 77,87% dari total biaya gaji.

Provinsi yang terlibat dalam implementasi rencana tersebut antara lain Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengulu, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sudan Selatan Sulawesi, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua- “Diimplementasikan dengan sangat intensif Perencanaan tenaga kerja untuk menciptakan rasa persatuan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat. • Melalui kegiatan swakelola dan pengembangan yang padat uang, meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja. Kementerian Perhubungan memberikan kegiatan padat karya melalui Administrasi Umum Perkapalan Total anggaran yang dirumuskan 73,971 miliar rupiah, mampu menyerap 3.652 orang, dan target gaji 6,577 miliar rupiah, ”kata R. Agus H. Purnomo Shipping Corporation, Jakarta, Rabu (14/10).

Selain itu, program padat karya telah diluncurkan untuk meningkatkan infrastruktur melalui metode partisipasi masyarakat di tingkat daerah. Kondisi sosial ekonomi wilayah tersebut mengurangi pengangguran, setengah pengangguran dan kemiskinan selama pandemi Covid-19.

Dirjen Agus menjelaskan penyelenggaraan kegiatan padat karya ini sesuai dengan Peraturan Negara Meksiko No. 73 PM 73. Menteri Perhubungan tentang prosedur pelaksanaan rencana padat karya di lingkungan Kementerian Perhubungan tahun 2018. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan antara lain: sarana dan prasarana operasi pelabuhan, pemeliharaan sarana navigasi, pembangunan dan perbaikan sarana pelabuhan, dan navigasi Pembangunan dan perbaikan fasilitas.

Selain itu dijelaskannya bahwa pelaksanaan rencana proyek intensif mengutamakan penggunaan tenaga kerja dan bahan / bahan baku yang dibeli dari warga desa setempat sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan memberikan penghasilan bagi warga desa yang mengikuti kegiatan padat karya. Pekerja yang terlibat juga merupakan pengangguran dari daerah tersebut, setengah pengangguran dan pekerja yang direkrut dari masyarakat miskin Kegiatan padat karya yang padat informasi mengacu pada penggunaan sumber daya alam, pekerjaan dan teknologi lokal untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan mengurangi stunting. Aktivitas produktif kekuatan komunitas. – “Kami berharap program” car trip “yang dilaksanakan oleh Administrasi Umum Angkutan Laut dapat mendukung kebijakan pemulihan ekonomi negara, khususnya pemberdayaan masyarakat yang terkena pandemi Covid 19, sehingga dapat ditutup dengan Managing Director Argus.”

Sebagai rujukan, Kementerian Perhubungan akan terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memberdayakan masyarakat. Bukti nyata adalah pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya. Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, pelaksanaan program padat karya harus dipercepat dan diperluas untuk menciptakan lapangan kerja dan menjaga daya beli. Kekuatan penduduk regional (*)

Post a comment