Dalam rangka memperingati HUT ke-75, KJRI Toronto meluncurkan program bonus layanan masyarakat

Kilas Kementerian

Toronto TRIBUNNEWS.COM-Sebagai layanan publik berkualitas tinggi yang diberikan kepada WNI di luar negeri, KJRI Toronto secara khusus meluncurkan Rencana Pelayanan Konsuler (PANDU) Hari Sabtu untuk Greater Toronto Area (GTA) dan Pelayanan Konsuler Prioritas untuk Warga Negara Indonesia (PERTIWI). — “PERTIWI adalah layanan prioritas bagi WNI yang tidak bisa ke KJRI karena sakit, cacat, usia lanjut atau wanita hamil. Staf KJRI akan langsung mengunjungi WNI untuk memberikan pelayanan konsuler. Sementara itu, PANDU bertujuan agar tidak bisa diakses di hari kerja Warga negara Indonesia di wilayah kerja KJRI Toronto KJRI Toronto memberikan kesempatan, “Leonard Jenderal RI F.8 / 17/2020).

KJRI Toronto memperhatikan banyak permintaan, terutama Sudah menjadi kewajiban mahasiswa / mahasiswa untuk menambah jam kerja kekonsuleran pada hari sabtu.

Kedua program ini merupakan inovasi pelayanan publik kelas satu bagi masyarakat Indonesia. KJRI Toronto telah teruji dan mendapat tanggapan positif dari WNI di wilayah kerja KJRI Indonesia Apresiasi dan respon – Kedua program tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan publik KJRI Toronto yang profesional, kelas satu dan bertanggung jawab.

Guna melengkapi kualitas pelayanan, upaya reformasi birokrasi publik dan berkelanjutan, dalam waktu dekat Kedepannya, KJRI Toronto juga akan meluncurkan program “Passport Electronic Service”, dimana WNI yang membutuhkan layanan jaringan dapat melengkapi dokumen yang diperlukan secara online tanpa / mengganti paspor, dan hanya perlu mengikuti program biometrik KJRI satu kali. Itu saja. – Di wilayah kerja KJRI di Toronto, terdapat kurang lebih 4.800 WNI termasuk 1.400 pelajar.

Mahasiswa Paapbra di KJRI Toronto, seperti Paskibra

Merdeka di Republik Indonesia Di hari jadinya yang ke 75 ini, ada 2 (dua) orang mahasiswa Paskibra yaitu Paskibra KJRI Toronto yang sedang menempuh pendidikan di Humber College di Kanada. Toronto. Untuk Yuliana Boseren dan Angelin Boyle ( Angeline Bowaire), untuk kedua kalinya menjadi Pasquibra pada tahun 2020.

Angelina bangga menjadi anggota Pasquibra dan berharap dapat mendirikan institusi medis di Kanada seperti di negara maju Setelah menyelesaikan studinya, ia akan mengembangkan Papua. — Selain itu, ia juga ingin mengembangkan industri pariwisata Papua untuk menarik wisatawan mancanegara seperti Bali. Pemandangan alam Papua memang jarang diketahui.

Di saat yang sama ia merupakan sumber daya manusia yang profesional Yuliana berharap dapat menggunakan ilmunya untuk mengubah mentalitas konservatif Papua menjadi pikiran terbuka., Untuk mendukung persatuan dan kebhinekaan. – KJRI Toronto memperkenalkan siswa perempuan sebagai Indonesia tahun ini Keikutsertaan Paskibra KJRI Toronto merupakan wujud nyata komitmen KJRI Toronto dalam upaya pemberdayaan dan dukungannya bagi perempuan Indonesia, dengan tujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia tingkat tinggi di Indonesia dan Indonesia kedepannya. RI juga berkat nasi goreng, rangkaian bunga dan tenis meja Kompetisi memasak Menurut kebijakan lokal Perjanjian kesehatan COVID-19 pemerintah, kegiatan akan dilakukan secara terbatas di Konsulat Jenderal Indonesia di Toronto. (*)

Post a comment