Kementerian Tenaga Kerja dan BNSP menyetujui standar sertifikasi pelatihan kejuruan BLK

Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan telah menandatangani kesepakatan skema sertifikasi sertifikasi profesi (MoU) tipe 2 atau P2 melalui Administrasi Umum Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa Kementerian Tenaga Kerja dan BNSP memiliki komitmen terhadap program standar BLK untuk pelatihan dan sertifikasi. Hal ini dilakukan agar seluruh rencana pelaksanaan pelatihan vokasi Indonesia menjadi setara.

“Saya sangat senang dapat membentuk sistem sertifikasi. Berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa BLK pelatihan yang diberikan oleh Indonesia memiliki standar yang sama, yaitu standar yang disyaratkan oleh lingkungan kerja,” Binalatas Kemnaker, General Manager Bambang Satrio Lelono kepada kantor BNSP Jakarta, Kamis (25/6). Pada tanggal 19 pandemi, Dirjen Ban Bang mengatakan, pihaknya tidak mengembangkan program pelatihan secara offline, melainkan online.

“Semoga rencana pelatihan online ini juga akan diikuti oleh LSP. Juga diumumkan secara online. Ini akan memudahkan kita .-” Tugas-tugas pelatihan dan sertifikasi berskala besar “, ungkapnya. Pelatihan yang setara diberikan di semua wilayah Misalnya, pelatihan car riding di Papua dan Aceh dilakukan dengan rencana pelaksanaan pelatihan yang sama.

“Dengan penandatanganan, rencana pelatihan di semua daerah akan sama, dan akan digunakan tiga metode. Selama ini memang ada standar, tapi implementasinya berbeda. Saya berharap tidak ada lagi perbedaan dalam rencana pelatihan di masa depan. Oleh karena itu, BNSP melalui LSP menjamin kualitas pelatihan yang diselesaikan, terutama dalam pelaksanaan perencanaan dan sertifikasi.

Penandatanganan MOU tersebut sebenarnya dibantu oleh 30 direktur BLK dan ketua LSP P2 BLK.

Post a comment