Untuk mengantisipasi hipoksia bahagia, yang terbaik adalah mengukur kadar oksigen secara teratur

Kesehatan

Reporter Wartakotalive.com Lilis Setyaningsih melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Ketika Covid 19 dites positif, pasien harus waspada akan hipoksia bahagia yang sedang terjadi.

Hipoksia bahagia mengacu pada suatu kondisi di mana kandungan oksigen dalam darah turun. Jika tidak segera ditangani, hipoksia berat akan terjadi. -Pasien bisa pingsan atau bahkan mati. Pasien positif, bahkan mereka dengan gejala ringan atau tanpa gejala (OTG) cenderung mengalami hipoksia bahagia.

Baca: Covid-19 Bisa Menular di Penerbangan Jarak Jauh, Belum Pasti Terbang?

Fathiyah Isbaniah Sp.P (K), M.Pd. Cade mengatakan bahwa terkadang penderita hipoksia tidak akan merasakan apa-apa pada awalnya, juga tidak akan merasa gugup.

Ketika tingkat oksigen sangat rendah, otak tidak bereaksi terlalu cepat sehingga oksigen tidak turun ke tingkat yang sangat rendah. Level rendah. — Jika ini terjadi, biasanya berakibat fatal. Kehilangan kesadaran dan bahkan kematian.

Untuk menghindari situasi ini, ia menyarankan agar pasien Covid-positif yang terisolasi juga harus menggunakan oksimeter denyut untuk memeriksa apakah ada oksigen dalam darah.

Di pasaran, alat ini juga sangat terjangkau, antara Rp. 200.000-Rp. 1 juta .

Baca: Update: 1.664 pasien Covid-19 asimtomatik diisolasi di isolasi independen RS Wisma Atlet

Baca: Gejala baru happy hypoxia coronavirus, Bupati Banyumas : Pasien normal, asimtomatik- “Di rumah sakit, pasien harus diperiksa kadar oksigennya minimal dua kali sehari. Sebaiknya lakukan hal yang sama di rumah,” kata dr Fathiyah dalam acara di Radio Sehat, Selasa (22/9/2020). ).

Bahagia hipoksia tidak hanya dialami oleh 19 penderita Covid, namun terkadang penyakit pernafasan lainnya, seperti asma, namun seperti penyakit pernafasan lainnya belum tentu bermanifestasi sebagai hipoksia. Tidak semua pasien Covid menderita hipoksia secara merata. Hipoksia.

Namun, dokter dari Rumah Sakit Persahabatan ini menganjurkan jika Anda positif Covid 19 dan menderita penyakit pernapasan, disarankan agar berhati-hati saat memantau kadar oksigen dalam darah Anda. Tes ini bisa menghindari cedera fatal.

Post a comment