Haruskah ibu hamil pada pandemi Covid-19 melahirkan dengan operasi caesar atau persalinan normal? Itu dokternya

Kesehatan

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pandemi virus corona (Covid-19) membuat ibu hamil bingung dengan proses persalinan normal atau operasi caesar.

Seorang dokter kandungan, dr Margaret Diana (Margaret Diana), Sp.OG, M.Kes menjelaskan jika ibu hamil dalam keadaan sehat dan tidak memiliki gangguan kesehatan, maka dipastikan dapat melahirkan secara normal. Tentu saja, kecuali dinyatakan lain, persalinan normal dianjurkan. Margaret saat webinar bersama Eka Hospital, Selasa (09/6/2020).

Namun, jika berat bayi lebih besar dan panggul ibu lebih kecil, posisi bayi di kursi, dan ada gangguan kesehatan. Dokter menganjurkan operasi caesar.

Membaca: Masuk Pokja Covid-19, Dr Reisa Berbagi Ketrampilan Menggunakan Masker dan Menggantinya Setiap 4 Jam

Membaca: Dr Reisa Masuk Pokja Covid-19, Apa Bedanya Rianto bersama?

Kemudian, jika seorang wanita hamil terpapar Covid-19 dan termasuk dalam Surveilans Pasien (PDP) dan pasien yang telah dites positif Covid-19, dianjurkan untuk melahirkan melalui operasi caesar. Margaret mengatakan pada hari Selasa: “Jika rekomendasi berasal dari Ikatan Obstetri dan Ginekologi Indonesia, maka dianjurkan untuk menggunakan PDP dan seksio sesarea positif selama seksio sesarea, yang dilakukan di ruangan khusus dengan tekanan udara khusus dan APD lengkap. “/ 06/2020). Di saat yang sama, penelitian menunjukkan bahwa wanita hamil yang terpapar Covid-19 tidak akan menularkan Covid-19 kepada bayinya yang belum lahir. Keinginan Istri Sulit Terwujud-Baca: Demi Memenuhi Keinginan Terakhir Ibu Alamrhum Sang, Qory Sandioriva dan Shah Rei Sukardi Mendadak Menikah-Virus Covid-19 tidak akan menular melalui cairan plasenta atau jaringan ibu-ke-anak lainnya.

Yang harus kita perhatikan setelah bayi lahir, karena bayi bisa saja terpapar Covid-19, sehingga kebersihan ruang bersalin dan selama berobat harus diperhatikan. Setelah nifas, anak bisa saja tertular, jadi setelah nifas perhatikan untuk menjaga jarak pelayanan dari orang dewasa. Margaret.

Post a comment