Tanda dahak bayi yang harus diperhatikan orang tua

Kesehatan

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Dahak bayi kerap terjadi karena sistem pencernaan yang masih belum optimal.

Sputum biasanya segera dicuci setelah bayi selesai minum susu dan cairan kental berwarna putih untuk mencegah si kecil menghirupnya.

dr Ade Djanwardi Pasaribu Sp.A mengatakan bahwa meludah dapat menandakan bahwa ia akan sakit bila terus meludah, seperti minum susu sebanyak delapan kali dan muntah-muntah sekaligus. Temui dokter segera untuk pendarahan. Belum lama ini, Ade hidup bersama IDAI.

Kemudian, jika anak meludah, dia akan menjadi mudah tersinggung dan tidak mau makan atau minum, jadi dia hanya perlu ke dokter. Dia khawatir dengan masalah perut.

“Anak itu sangat sulit. Dia menolak makan karena dia takut. Asam lambung mengikis tenggorokannya, jadi dia tidak ingin bayinya membungkuk. Kata Dr. Ade.” Selama kamu makan, kamu tidak akan duduk. ‚ÄúSelama meludah tidak mengurangi berat badan bayi, dan anak masih senang dan tidak rewel, maka meludah tetap normal. Saat sistem pencernaan bayi dalam kondisi terbaik, intensitasnya pada bayi usia enam bulan atau lebih. Akan berkurang.

“Biasanya, kami menemukan bahwa itu akan turun dua kali setelah jangka waktu tertentu, dan menunggu selama enam bulan atau satu tahun biasanya tidak meludah,” Dr. Adler menyimpulkan.

Post a comment