Sebelum pandemi Covid-19, 100.000 pasien TB meninggal setiap tahun di Indonesia

Kesehatan

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa Reza Deni

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ketua Komite Penasihat Kemitraan TB Indonesia Arifin Panigoro mengatakan 100.000 orang Indonesia meninggal karena TB setiap tahun sebelum virus corona atau Covid-19 melanda Indonesia.

Pada saat yang sama, Kementerian Kesehatan menemukan bahwa 13 orang meninggal karena tuberkulosis setiap jam. Oleh karena itu, Indonesia menempati urutan ketiga dalam hal tuberkulosis, kedua setelah India dan China- “Namun jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk, Indonesia menempati urutan pertama karena jumlah penduduk China dan India yang besar. Inilah sebabnya bahkan sebelum munculnya Covid-19 ., ini benar-benar serius, ”lanjutnya.

Baca: Seberapa cepat tuberkulosis? Apa gejalanya?

Baca: Kementerian Kesehatan mengenang bahwa 69% pasien RI berisiko terkena tuberkulosis selama pandemi Covid-19 – namun menurut Arifin, perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap tuberkulosis sudah berakhir.

Apalagi dengan adanya Covid-19, perhatian pemerintah lebih tertuju pada cara penanganan Covid-19, sehingga harus menunggu penanganan pasien tuberkulosis.

“Misalnya tahun depan” Ini akan menjadi vaksin Covid-19, dan tuberkulosis adalah masalah ganda bagi saya, “kata anggota Watimpres.

” Saya minta pemerintah memperlakukan tuberkulosis sebagai pengobatan yang luar biasa . Jika tuberkulosis kembali ke keadaan semula, kemajuan akan dibuat. “Di India dan China, tuberkulosis sangat serius karena penanganannya yang lebih ketat,” Ariffin menyimpulkan.

Post a comment