Bantu orang lain dengan pengorbanan dalam pandemi

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Umat Islam akan merayakan Idul Adha pada 31 Juli 2020. Seperti Idul Fitri 1441, Idul Adha tahun ini juga digelar saat pandemi virus corona. Menjelang Idul Fitri, Kementerian Agama mengeluarkan pedoman sholat dan pembunuhan hewan kurban pada Idul Fitri melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020. Selain itu, masih banyak saudara-saudari yang membutuhkan dan tidak bisa merasakan indahnya dan hikmah merayakan Idul Fitri. Bintang Toedjoe, sebagai anak perusahaan PT. Perusahaan farmasi ternama Indonesia Kalbe Farma Tbk kembali mengungkapkan komitmennya kepada masyarakat melalui brand Bejo Sujamer dengan mendukung semangat Gurban di berbagai masjid di seluruh Indonesia.

Gurban ini didedikasikan untuk tenaga medis, dan garda depan Indonesia menebar semangat anti-Covid-19 guna memutus rantai penularan virus dengan cepat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan Bejo Sujamer adalah bekerjasama dengan dua lembaga amil terbesar, Take Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama Institute (NU CARE-LAZISNU) di Indonesia dan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah Institute (LAZISMU) .

Selamat Datang PT CEO’Idul Adha 1441H. Bintang Toedjoe Simon Jonatan mengungkapkan: “Mengorganisir Gurban dan menyebarkan spirit Gurban secara bersamaan di berbagai masjid di seluruh Indonesia adalah cara kami untuk terhubung dengan konsumen Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kami memastikan bahwa seluruh proses qurban dilakukan sesuai dengan syariat Islam. Simon melanjutkan, Bejo Sujamer menjamin kualitas dan keamanan produk terjamin karena bahan baku digunakan selama proses produksi. Makanan yang aman, halal dan berkualitas tinggi

“Gerakan Sejuta Saham akan terus berlanjut dengan semangat pengorbanan. PT Bintang Toedjoe akan mendistribusikan APD dan suplemen herbal untuk garda depan kepada staf medis yang diwakili oleh Rumah Sakit Islam dan Kelompok Kerja Covid NU PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua PBNU Said Agil Siradj juga melakukan conference call yang diperbesar melalui conference call.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut adalah Dr. PP Muhammadiyah, Presiden NU CARE-LAZISNU, Dr. H. Abdul Mu’ti, Dr. Achmad Sudrajat, Direktur RS Islam Cempaka Putih Jakarta. Metta Desvini Primadona Siregar, Sp KJ, Makky Zam Zami Manarul Hidayat, Ketua Pokja PBNU COVID-19, dan Bintang Toedjoe Fanny Kurniati, Direktur Pemasaran dan Penjualan.

“Saya sangat bangga menjadi anggota BEJO. Semangat dan motivasi bersama yang ditunjukkan BEJO terus menginspirasi saya untuk selalu membantu sesama. Saya sangat mengapresiasi upaya memutus garis depan rantai penularan COVID-19. Kata Ramsey : “Kami sangat berterima kasih. “Saya berterima kasih dan berterima kasih kepada BEJO Sujamer atas kerjasamanya dengan Muhammadiyah dan NU. Terima kasih atas kontribusi Anda dalam kondisi yang parah ini. Kami berdoa agar situasi saat ini segera pulih. Sekjen PP Muhammadiya H. Abdul Mu’ti mengatakan bahwa dirinya juga hadir dalam rapat tersebut.

“Saya kira ini catatan pendorong perubahan. NU CARE-LAZISNU main 席阿赫玛德 Sood Raja (Achmad Sudrajat) berkata: “Kami berdoa agar pandemi ini segera berlalu.”

Penulis: Dana Delany (Dana Delani)

Post a comment