DPR dukung strategi lock-in kecil, Komite IX: Mikro, penanganan Covid-19, lebih nyata

Kesehatan

Laporan reporter Tribunnews.com Vincentius Jyestha

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua DPR RI IX Emanuel Melkiades Laka Lena (Emanuel Melkiades Laka Lena) mendukung Presiden Yoko · Kebijakan blokade kecil yang dilaksanakan oleh Joko Widodo.

Melki percaya bahwa kunci mini lebih cocok untuk digunakan dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Dengan cara ini, tidak hanya di tingkat provinsi, kabupaten / kota dan jalan, tetapi juga di tingkat desa, jalan bahkan RT / RW dan desa. Benar-benar, efektif dan efisien mengelola Covid-19, ”kata Melki, dihubungi Tribunnews.com, Rabu (30/9/2020). -Melki mengatakan, mini-lock sebenarnya sudah diterapkan sejak lama, meski skalanya terbatas. Ia mengatakan, kebijakan yang diputuskan oleh Presiden Jokowi boleh jadi merupakan penegasan.

“Oleh karena itu, memperkuat pekerjaan yang sudah berjalan dan membimbing mereka yang belum melakukannya untuk segera melaksanakan kebijakan ini. Penguncian desa agar lebih efektif mencegah virus corona – Para politikus Golkar mengemukakan bahwa tujuan dari kebijakan lockdown kecil ini adalah untuk mencegah dan mengelola melalui RT / RW dan sumber daya di tingkat desa. Covid-19. Gotong royong dan gotong royong merupakan bagian dari semangat kebangsaan Indonesia, dan hal tersebut terwujud dalam membantu warga antar sesama. Selain itu, sesuai dengan mini-locking policy, anggota masyarakat dapat lebih mudah melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. – Baca: Anies Baswedan perluas PSBB di Ibukota Jokowi: Penguncian mini lebih efektif-dengan cara ini, Melki berharap PSBB terus beroperasi di tingkat makro. Di saat yang sama, penguncian kecil akan membuat kebijakan pengelolaan Covid-19 lebih sehat, sosial dan ekonomi. Tutup, jelasnya bisa ditangani sesuai status (kategorinya OTG, ringan, sedang, berat dan berat) 19.

Post a comment