Mengatasi depresi pascapersalinan

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM – Tiga bulan pertama setelah melahirkan adalah masa yang sulit bagi para ibu.

Selain risiko melahirkan yang tinggi, masalah ini tidak terselesaikan sampai bayi lahir. Kelahiran bernama Baby Bruce.

Baby Bruce adalah kondisi perubahan suasana hati untuk ibu baru. Biasanya, ada perasaan kebingungan, ketidakberdayaan, ketidakmampuan untuk merawat anak, kesepian, isolasi dan lekas marah.

Blues bayi terutama disebabkan oleh perubahan hormon.Kadar prolaktin dan prolaktin (hormon yang membentuk susu) meningkat. Situasi ini akan menyebabkan depresi.

Faktor lain yang memicu depresi bayi adalah kurangnya persiapan fisik dan psikologis ketika memperoleh ibu baru.

Sebuah survei oleh Orlando Health menegaskan bahwa 40% wanita menderita kecemasan dan depresi dalam beberapa minggu sebelumnya. Setelah pengiriman.

Membaca: Beberapa orang percaya menekan semangat, bagaimana dengan sudut pandang medis?

Membaca: Serangan stroke menjadi dapat diprediksi

Jika tidak segera diobati, kondisi ini tidak hanya akan mempengaruhi ibu, tetapi juga mempengaruhi bayi dengan gangguan perkembangan sosial, kemampuan emosional dan kognitif. Hasilnya diperoleh dari survei terhadap 1.229 wanita. Survei juga menemukan bahwa 63% ibu baru peduli dengan kesejahteraan mereka seolah-olah mereka merawat bayi mereka.

Membaca: Latihan apa yang harus dilakukan pasien diabetes?

Post a comment