Kisah Hiro, bayi lahir dengan sindrom Moebius: tidak bisa menangis, tidak ada ekspresi di wajahnya

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM- Psikiater Andreas Cunhawan berbagi kisah tentang putranya yang menderita sindrom Mobius.

Sindrom Mobius menyebabkan bayi laki-laki Andreas, Shiro, tidak dapat menangis, bernapas, atau bahkan berekspresi. Mukanya.

Andres membagikan kisahnya melalui akun Twitter pribadinya @ndreamon, Kamis (2020/7/23).

Saat seorang bayi lahir akan dievaluasi kemampuannya dalam menangis, namun Hiro yang lahir pada tanggal 27 Juni 2020 menangis. -Hiro tidak bisa membuka mulutnya, bahkan mungkin sebesar sedotan.

Tabung pengisi dan tabung oksigen di hidung harus dipasang. Masalah pada saraf kranial VI dan VII adalah saraf yang membuat wajah bergerak.

Oleh karena itu, anak dengan sindrom Moebius tidak dapat melihat keluar dan wajahnya tidak dapat berbicara.

Tidak hanya itu, Hiro’s Saraf kranial X juga bermasalah dengan fungsi menelan. Kurangnya kemampuan menelan ini menyebabkan Hiro mengalami banyak kesulitan, salah satunya tidak bisa makan.

Post a comment