Kisah Dokter Menghadapi Covid-19, Masker Dipakai Hingga Pemerintah Janjikan Memberi Insentif

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 memaksa rumah sakit untuk tetap waspada dan terus memberikan layanan.

Meski pasien terus berdatangan, beberapa rumah sakit belum 100% siap menghadapi epidemi.

Tenaga medis paling depan juga terkena virus corona karena alat pelindung diri (APD) Rumah sakit milik rumah sakit tersebut sebenarnya tidak seimbang dengan jumlah pasien yang terus berdatangan.

Situasi ini semakin meningkat karena 25 staf dokter dinyatakan positif Covid-19 dan 1 orang meninggal dunia Makin sedih. — 19:

Kurang ADP, Tenaga Medis mengundurkan diri

• 25 orang dokter di Jakarta terjangkit virus Corona dan 1 orang meninggal.Ini pesan dari Anies Baswedan-Mawar dan Melati adalah dua Dua dari sepuluh staf medis yang bertugas merawat pasien yang terinfeksi virus corona.

Mereka bekerja di sebuah rumah sakit di salah satu pusat rujukan pemerintah-Mereka mengakui bahwa mereka tidak terbebani setiap kali mereka melihat pasien yang mencurigakan terinfeksi setiap kali Saya sering khawatir dengan epidemi global .

Karena salah satunya tidak memiliki alat pelindung diri yang lengkap .

Halaman selanjutnya =============>

Post a comment