Anak-anak terlalu lama menatap layar gadget, harap waspadai sakit kepala, ini trik untuk mengatasinya

Kesehatan

Laporan reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menatap layar aksesori kecil seperti TV, tablet, atau ponsel dalam waktu lama ternyata bisa menyebabkan sakit kepala pada anak. -Anak-anak ahli saraf. Lies Dewi Nurmalia, Sp (A) k menjelaskan menonton layar gagdet lebih berat daripada membaca, sehingga mudah membuat mata lelah. Sakit kepala.

“Biasanya sakit kepala juga berasal dari waktu layar yang lama. Saat Anda terus berada di depan layar, kasingnya sedikit lebih berat daripada membaca, yang pasti sangat lelah,” kata dokter tersebut. Bisa ditemukan di IDAI, Selasa (2020/7/7) .

Baca: Cara Merubah Layar Ponsel Menjadi Grayscale atau Grayscale, Trik Sederhana Atasi Kecanduan Smartphone

Baca: Banyak Gadget , Aktivitas fisik yang kurang. Saat sendirian di rumah, anak-anak mungkin merasa stres-sebaiknya anak-anak mengembangkan kebiasaan menonton layar setiap 15 menit. Selama wabah virus corona atau Covid-19 saat ini, jangan menonton layar lagi. Itu karena sistem e-learning.

“Setiap 15 menit, kita harus melihat layar. Sebaiknya kita istirahat selama 5 menit daripada melihat layar dulu. Jangan melihat pemandangan lain dulu. Ingat minum dulu,” kata dokter. Berbohong.

Jika sakit kepala, lalu anak orang tua berkedip dengan cepat, sebaiknya segera perhatikan .

Cegah anak menonton layar gadget selama dua minggu. Jika anak maya terus berkedip, sebaiknya konsultasikan ke dokter, karena Mereka mengkhawatirkan tubuh anak yang menderita penyakit saraf atau olahraga yang berulang-ulang. — “Kalau berkedip-kedip, hentikan tampilan layar selama 2 minggu. Setelah meletakkan gadget, band mata terus berkedip-kedip, artinya ada penyakit lain bernama TIC. Bohong

Post a comment