Banyak pengolah yang mengorbankan daging dalam kondisi baik untuk mengecek kandungan nutrisinya

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Sate merupakan salah satu menu andalan Idul Adha (Idul Adha).

Bahkan jika mereka berkorban dan mendapatkan daging sapi atau kambing dalam jumlah tertentu, umat Islam sering memilih untuk menjadikan daging kurban tersebut menjadi sate. – –Tidak hanya di hari raya Idul Adha (Idul Adha), meski tidak ada hari istimewa, orang Indonesia juga suka makan sate.

Di Indonesia sendiri ada banyak sate yang bisa dipilih, di antaranya sate tega, sate madura, sate maranggi, sate blora, sate padang hingga sate taichan.

Selain variasi, sate juga memberikan cita rasa yang unik dan enak.

Namun, berhati-hatilah saat makan sate, dalam jumlah banyak. — Karena rasanya yang enak, ternyata jika kita makan terlalu banyak sate berpotensi bahaya, salah satunya resiko penyakit kanker.

Bacaan: Diantara 5 Makanan Enak Rekomendasi Saratiga, Ada Sate Kambing dan Ronde Sekoteng Jago (Ronde Sekoteng Jago)

Bacaan: Saat Anak-anak Mulai Makan, James ยท Ja ngan Retard sediakan daging untuk energi bayi-Baca: MISE UPDATED 2020 Sacrifice Animal Award, dari kambing, sapi hingga domba- menurut penelitian Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia, untuk dibakar Daging panggang atau daging panggang akan mengandung senyawa mutagenik karsinogenik.

Karsinogen ini merupakan zat yang dapat mengubah sel normal menjadi sel kanker, sehingga merusak pertumbuhan sel. Itu ada secara alami di tubuh manusia.

Post a comment