Kebiasaan minum kopi dan hubungannya dengan kesehatan jantung

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Kini, minum kopi sudah menjadi gaya hidup. Beberapa orang bahkan minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

Namun, banyak orang merasa gugup atau memiliki irama jantung yang lebih cepat setelah minum kopi.

Dengan meluncurkan halaman “Yayasan Jantung”, kafein adalah stimulan alami. Karena itu, banyak orang merasa waspada setelah minum kopi dan meningkatkan konsentrasi mereka.

Namun, kopi juga dapat menyebabkan efek samping, termasuk peningkatan detak jantung.

Baca: Detak jantung abnormal, Jessica Iskandar didiagnosis menderita takikardia, apa ini?

Salah satu efek negatif dari kopi adalah memicu peningkatan detak jantung. Ini juga dapat menyebabkan fibrilasi atrium atau perubahan irama jantung.

Ini terjadi karena kafein dalam kopi memicu pelepasan hormon norepinefrin, yang menghasilkan efek stimulasi yang mirip dengan epinefrin.

Baca: Bagaimana tanggapan pasien jantung terhadap normal baru? Ini adalah rekomendasi dari ahli jantung – di samping itu, kafein juga dapat meningkatkan kandungan kalsium dalam sel-sel jantung, yang juga mempengaruhi aktivitas pemompaan jantung. Namun sejauh ini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa minum kopi dapat menyebabkan penyakit jantung.

Namun, orang dengan masalah jantung abnormal atau tekanan darah tinggi tidak boleh mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebihan. Manfaat kopi bagi jantung Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, kopi dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk kesehatan jantung kita.

Post a comment