Prinsip kerja rapid test virus corona, dapatkan hasil dalam waktu sekitar 20 menit

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Presiden Jokowi telah memerintahkan penggunaan rapid test untuk mengecek apakah ada yang terjangkit Covid-19.

Terkait virus corona, rapid test ini bisa diartikan sebagai teknologi yang digunakan untuk pengujian Covid-19, yang bisa dilakukan dengan cepat dan tidak memerlukan instrumen yang rumit.

ox.ac.uk melaporkan bahwa para ilmuwan dari Departemen Ilmu Teknik Universitas Oxford dan Pusat Penelitian Lanjutan Oxford (OSCAR) telah bersama-sama mengembangkan teknologi tes cepat untuk virus corona baru SARS-CoV-2 (COVID-19).

Tim ini dipimpin oleh Profesor Cui Zhanfeng dan Profesor Huang Wei sedang bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan virus menyebar secara internasional.

Dibandingkan dengan tes viral load sebelumnya, tes baru ini lebih cepat dan tidak memerlukan alat yang rumit. Tes viral load sebelumnya membutuhkan waktu 90 menit hingga 120 jam untuk menyelesaikan hasilnya .

Tim peneliti mengembangkan tes baru berdasarkan teknik yang dapat menghasilkan hasil tiga kali lebih cepat daripada metode saat ini dalam waktu setengah jam.

Menurut Profesor Huang Wei, tes baru ini adalah desain pendeteksian virus yang tidak secara eksplisit mencerminkan fragmen RNA dan RNA SARS-CoV-2 (COVID-19).

Tes memiliki fungsi kontrol bawaan untuk menghindari hasil positif atau negatif palsu, sehingga hasilnya sangat akurat. Oleh karena itu, teknologinya sangat sensitif, artinya dapat mengidentifikasi pasien pada tahap awal infeksi lebih cepat, dan dapat membantu mengurangi penyebaran virus corona SARS-CoV-2 (COVID-19).

Teknologi ini hanya membutuhkan blok pemanas sederhana untuk mempertahankan suhu konstan, sehingga transkripsi terbalik RNA dan amplifikasi DNA dapat dibaca dengan mata telanjang.

Post a comment