Penduduk Coky-19 Okky Asokawati berada dalam ekonomi yang buruk, mengharuskan BPJS Kesehatan untuk mengadopsi tarif pajak lama

Kesehatan

Okky Asokawati dari NasDem, Presiden TRIBUNNEWS.COM-DPD Kesehatan di Jakarta, telah meminta BPJS Kesehatan untuk menerapkan tarif lama pada kontribusi peserta yang sehat. 75/2019, yang puas dengan peningkatan sumbangan dari BPJS Kesehatan.

Model canggih ini mengklaim bahwa situasi ekonomi masyarakat sangat terganggu ketika epidemi Covid-19 menyebar.

Menurutnya, ketika BPJS berkontribusi, situasinya akan menjadi lebih serius. “Situasi ekonomi masyarakat sangat terganggu oleh Covid-19. Ini harus menjadi perhatian langsung direktur BPJS Kesehatan dan pemerintah. Mahkamah Agung Putusan, “Say Okky .

” Saya mendesak BPJS untuk segera mengikuti putusan Mahkamah Agung untuk menarik kembali peningkatan sumbangan BPJS Kesehatan. Karena Perpres 75/2019 tidak memiliki efek hukum lagi, “kata Okky di Jakarta. , Rabu (8/4/2020).

Anggota Komite Kesehatan Republik Demokratik Rakyat mengumumkan dua periode, yaitu, sejak Mahkamah Agung mengeluarkan putusan, Kementerian Kesehatan BPJS segera berubah dari BPJS. Peserta BPJS Kesehatan.

“Selanjutnya, sejak Januari 2020, kelebihan pembayaran peserta harus segera dilaporkan, dengan mengurangi pembayaran di bulan berikutnya, daripada terus menerima pembayaran sebelum pembatalan. Perpres 75/2020,” Okky Mengatakan.

Dia mendorong BPJS Kesehatan dan pemerintah untuk segera mengikuti keputusan Mahkamah Agung dan mengembalikan kelebihan pembayaran para peserta dari Januari hingga April 2020. BPJS Kesehatan perlu memperhatikan masalah ini. Ini adalah kepatuhan kita terhadap keputusan hukum. Kata Okky.

Okky juga mendorong perusahaan milik negara untuk memproduksi masker dan vitamin C untuk mencegah ancaman epidemi Covid-19.

“Selain biaya medis BPJS, kami juga mendorong perusahaan milik negara untuk memproduksi masker dan Vitamin C, sebagai langkah untuk mencegah ancaman Covid-19 ini, “kata Okky.

Post a comment