Kandungan kurkumin dalam jahe dan kunyit aman dikonsumsi

Kesehatan

Bandung TRIBUNNEWS.COM-Orang Indonesia didesak untuk tidak percaya bahwa konten curcumin dalam jahe dan kunyit meningkatkan risiko tertular virus corona. Nidom dari Unab Surabaya, pakar biologi molekuler California Unair Surabaya.

Harianus Zebua, kepala komunikasi perusahaan dan pemasaran di OT Group, mengatakan bahwa ketika kasus pertama Indonesia positif untuk virus Corona, Presiden Jokowi mendorong masyarakat untuk minum herbal.

Salah satu bahan adalah jahe dan kunyit untuk meningkatkan kekuatan fisik.

“Kata Harinus dalam keterangannya, Jumat:” Usulan Presiden Jokowi didukung Profesor Nidom dari United Nations Air Surabaya Airlines, karena kandungan kurkumin sebelumnya telah diuji untuk menghambat Corona. Virusnya mirip virus avian influenza. / 4/2020) .

Membaca: Temulawak, Jahe dan Kunyit: Tiga Herbal Baik untuk Daya Tahan Fisik

Membaca: Betrand Peto ditanya tentang Asmara, jawaban tegas Ruben Onsu: Demi cinta, nanti- -Reading: Ketika Anang Hermansyah berbicara tentang pernikahan, kinerja Aurel buruk. Ashanty: Seseorang menangis kemarin

Menurut Harianus, kunyit dan jahe adalah bahan yang kaya akan ramuan asli Indonesia. Mereka sehat. Dukungan dan pengembangan karena mudah diperoleh dan proses komunitas. “Kami berharap masyarakat Indonesia tidak terpengaruh oleh penipuan kurkumin. Curcumin aman dikonsumsi. -Bantuan tenaga kesehatan-OT Group akan terus bekerja keras membantu pemerintah mempercepat pengobatan Covid 19.-Bekerja sama dengan Grab Indonesia untuk Jawa Barat Tenaga medis memberikan dukungan khususnya di wilayah Bandung Hal ini langsung dikirimkan oleh armada Grab Indonesia di Kota Bandung kepada tenaga medis di beberapa rumah sakit dan Kantor Palang Merah Indonesia.

Rumah sakit tersebut adalah RS Hasan Sadikin, Paru Rumah Sakit membusuk insulu, Rumah Sakit Advent, Rumah Sakit Dustira dan Rumah Sakit Internasional Santosa.

Post a comment