Vaksinasi wajib untuk anak-anak selama pandemi, IDAI menjelaskan risiko jika vaksinasi tersebut tidak diberikan

Kesehatan

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Perhimpunan Dokter Spesialis Anak Indonesia mengingatkan orang tua untuk tidak menunda imunisasi anak selama pandemi ke-19.

Dr. Antonius H. Pudjiadi, kepala bidang ilmu tanaman IDAI, juga menjelaskan bahwa vaksinasi dapat melatih sistem kekebalan anak.

Jika vaksinasi ditunda dan anak tidak memiliki penawar untuk penyakit ini, kekhawatirannya adalah bahwa selain co-19, penyakit berbahaya lainnya juga dapat menjadi pandemi. -Baca: Banyak orang tua khawatir tentang vaksinasi anak-anak. IDAI mengatakan campak lebih berbahaya daripada Covid-19- “Vaksinasi belum selesai. Jika tidak, itu akan menyebabkan penyebaran penyakit lain, bukan hanya difteri. Dan tempat-tempat lain di mana Anda harus waspada, “kata Anton di webinar” Indonesia Protected Children “, Kamis (23/7/2020).

Baca: Kementerian Kesehatan menyerukan layanan vaksinasi pada tanggal 19 untuk pandemi rabies

.. Dr. Anton mengimbau jika ia takut membawa anaknya ke rumah sakit karena “orang berharap bahwa pelaksanaan program medis akan menyebabkan Pandemi.

Kenakan topeng saat Anda pergi ke rumah sakit. Jika anak Anda masih belum terbiasa memakai topeng, pastikan anak itu tidak akan melarikan diri selama tinggal di rumah sakit, jadi menjauhlah dari yang lain. Anton berkata: “Jika Anda perlu menunggu, Anda sebaiknya tidak Biarkan anak-anak bermain dan menghubungi orang-orang di rumah sakit. Penyelenggara juga harus melindungi diri mereka sendiri. “Kemudian ikuti prosedur kesehatan yang diterapkan di rumah sakit, seperti rute terpisah untuk orang yang hanya ingin divaksinasi atau memiliki keluhan. Anda harus terlebih dahulu mendaftar dalam antrian sehingga mereka tidak akan tinggal di rumah sakit terlalu lama.

Post a comment