Menurut perhitungan harian, biaya perawatan pasien Covid-19 sangat mahal

Kesehatan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM, reporter-Adi Wikanto-Pemerintah telah menyatakan Pandemi Virus Corona (Covid-19) sebagai bencana nasional. Pemerintah akan mendanai semua pasien Covid-19 di rumah sakit dan rawat jalan.

Tentu saja, kita tidak boleh terinfeksi dengan virus corona, karena perawatan pasien Covid-19 mahal.

Kementerian Keuangan (Depkeu) telah menentukan satuan biaya penggantian untuk biaya pemeliharaan ini. Unit biaya termasuk dalam lampiran surat Menteri Keuangan S-275 / MK.02 / 2020 6 April 2020. Surat ini adalah instruksi yang memungkinkan rumah sakit untuk mengajukan permintaan kepada Departemen Kesehatan untuk membayar kembali 19 biaya pengobatan pasien. –Baca: Curcumin bahan alami dapat secara efektif meningkatkan kekebalan, tetapi tidak dapat digunakan dalam obat Covid-19. Surat ini membatasi jumlah maksimum tup yang diambil per hari untuk menghitung tingkat permintaan rawat inap.

Untuk pasien Covid-19 tanpa komplikasi, biaya perawatan di unit perawatan intensif dengan ventilator Rp. 15,5 juta per hari, tanpa kipas Rp. 12 juta per hari.

Baca: Karena pasien berbohong, 76 staf medis di Rumah Sakit Purwodadi harus melakukan tes cepat — maka perawatan di ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator adalah Rs. 10,5 juta dan Rs. 7,5 juta tanpa kipas. , 5 juta per hari.

Untuk pasien dengan komplikasi Covid-19 yang rumit, biaya perawatan menggunakan ventilator Rp di unit perawatan intensif. 16,5 juta per hari, tidak ada ventilator Rp. 12,5 juta per hari.

Kemudian rawat di ruang isolasi tekanan negatif dengan Rp. 14,5 juta pengikut, tidak ada Rp. Penggemar, 5 juta.

Perawatan di ruang isolasi tekanan non-negatif dengan ventilator adalah Rp. 14,5 juta per hari, tidak ada ventilator Rp. 9,5 juta per hari.

Kami berharap masing-masing dari kita dalam kesehatan yang baik dan bahwa Covid-19 pasien pulih dengan cepat. -19 pasien “, mari kita lihat

Post a comment