Pandemi Covid-19 dapat menyebabkan pertumbuhan dan kelainan perkembangan pada anak-anak, apa yang harus dilakukan orang tua?

Kesehatan

Periode pandemi TRIBUNNEWS.COM di Jakarta tidak hanya mempengaruhi kehidupan orang dewasa, tetapi juga sangat mempengaruhi anak-anak. Cenayang.

Rumah Sakit Dr. Siloam Manado, Dokter Anak. Johny Lambert Rompis SpA (K) mengatakan bahwa Covid-19 sedang dilakukan di seluruh dunia.

Di Indonesia, penyakit ini pertama kali ditemukan pada 2 Maret 2020, dan kini telah menyebar ke 34 provinsi di Indonesia. Apakah ini benar-benar sebuah hipotesis bahwa seorang ibu yang sering dipegang oleh seorang ibu akan menjadi seorang ibu ketika dia dewasa? Itulah yang dikatakan psikolog.

Saat ini, pemerintah Indonesia mulai menerapkan Undang-Undang Adaptasi Adat (IMR) yang baru. Dia berkata: “Ini juga mempengaruhi 80 juta anak-anak di Indonesia. Karena berbagai efek sekunder dan jangka pendek, mereka cenderung menderita dampak yang parah.” Rumah Sakit Kesehatan menyelenggarakan kuliah kesehatan secara online.

Menurut Dr. Johnny, anak-anak memiliki dampak pada kesehatan, kesejahteraan, perkembangan dan masa depan. Tidak hanya itu, dampak sosial ekonomi pada anak-anak, seperti kemiskinan anak, pendidikan, gizi, perawatan dan keselamatan. -Hal ini terkait dengan terjadinya kelemahan ekonomi, dan penghasilan orang tua mereka juga turun tajam. Akibatnya, konsumsi rumah tangga atau daya beli menurun secara signifikan, sehingga kemampuan untuk menyediakan makanan bayi dan kemampuan masyarakat untuk merawat anak-anak juga terbatas dan melemah.

Post a comment