Selama beradaptasi dengan kebiasaan baru, dokter akan memberi Anda rekomendasi sepeda yang aman dan nyaman

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM – Orang menggunakan sepeda sebagai sarana berolahraga ketika beradaptasi dengan kebiasaan baru (IMR) – tidak hanya itu, sepeda juga sudah mulai digunakan sebagai alat transportasi untuk mencapai kantor atau tempat lain.

Melihat fenomena ini, dokter ahli pengobatan olahraga Andhika Raspati memberikan saran yang dapat diandalkan tentang bersepeda selama implementasi AKB ini.

Dia mengatakan bahwa orang harus terus memakai topeng dan menjaga jarak saat mengendarai sepeda.

“Di era IMR, mereka masih harus menjaga jarak dan memakai topeng di mana-mana untuk menghindari tetesan, tetapi intensitas dari 2 not dan kecepatan bernafas harus disesuaikan untuk menghindari kesulitan bernafas saat digunakan. Dia berkata:”

“Meskipun masker tidak direkomendasikan, masih ada celah di antara tetesan,” katanya. go.id, Minggu (2020/7/07).

Selain itu, pengendara sepeda harus memperhatikan keselamatan mereka sebelum naik sepeda.

“Keselamatan harus dipertimbangkan. Kenakan helm dan topi keras. Dia berkata:” Sangat berarti bagi pengguna jalan lain untuk menyalakan lampu helm atau pakaian bercahaya. “Baca: Harga sepeda lipat elemen diperbarui dari yang termurah ke yang lebih mahal, hanya 3 juta unit – Baca: Artinya, ini bocor peraturan baru untuk pengguna sepeda di kota Tangerang di selatan

Baca: Departemen Perhubungan dari Jakarta Saya berharap kegiatan bersepeda CFD akan menjadi cara bagi warga untuk menerapkan protokol kesehatan – Andika mengatakan: “Selain memastikan kesehatan Anda, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan bahwa Anda dalam kesehatan yang baik. Jika Anda mengendarai sepeda, jangan ikuti mereka yang terbiasa melakukan trekking. teman. “Seperti yang dipersyaratkan.

Post a comment