Para ahli IDI sepenuhnya menjelaskan kematian virus halo dalam 14 hari, sistem kekebalan tubuh terancam

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Virus Corona atau pandemi Covid-19 tetap menjadi fokus komunitas internasional termasuk Indonesia.

Para ilmuwan telah memulai berbagai penelitian untuk membantu manusia melawan epidemi ini.

Menurut penelitian awal, diketahui bahwa virus korona dapat mati dengan sendirinya.

Dewan Direksi Perhimpunan Dokter Indonesia (IDI) d’Abidinsyah Siregar mengungkapkan hal ini. -Setelah 14 hari inkubasi, coronavirus Abidinsyah masih bisa mati.

Tapi risikonya cukup besar.

Dia menambahkan bahwa sistem kekebalan tubuh pasien yang terinfeksi coronavirus terancam.

Tidak hanya itu, Abidinsyah juga menjelaskan apa yang terjadi ketika tubuh manusia terinfeksi oleh coronavirus. -Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa hal yang paling penting adalah perilaku virus inang yang mempertahankan hidup. – • Pembaruan Nasional tentang Virus Corona, Sabtu, 18 April, 2020: total 6.248 kasus, dan 325 kasus tambahan – • Tahanan harus rendah karena korona akan terjadi lagi: dirampok oleh nyamuk di restoran sampai obat-obatan Kurir

• Lepas mahkota Putri Sophia dari Swedia hampir tidak dikenal setelah dia menjadi sukarelawan korona

“Ada host di nyamuk dan beberapa host di burung, virus corona harus Berperan dalam hewan yang dipelihara sebelumnya, “kata Abidinsky dalam sebuah diskusi yang berjudul” Upaya untuk Melawan Corona “online, Sabtu (18/4/2020). Kompas.com .

Hingga akhirnya, coronavirus ini masih bisa bertahan pada manusia.

Halaman selanjutnya

Post a comment