Insentif Pekerja Kesehatan Menteri Kesehatan diharapkan akan dirilis minggu ini

Kesehatan

Laporan reporter Tribunnews, Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Presiden Yoko Widodo mengumumkan sumbangan (covid-19) kepada staf medis yang saat ini merawat pasien dengan coronavirus.

Layanan Masyarakat (Bambang Wibowo, Menteri Kesehatan Yonkers) mengatakan bahwa pemberian insentif akan diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Saat ini, Kementerian Kesehatan sedang menyelesaikan keputusan untuk memberikan pekerjaan kesehatan Rancangan izin untuk rincian langkah-langkah insentif penulis.

“Sekarang, proyek Menteri Kesehatan sedang menyelesaikan langkah-langkah insentif untuk pusat medis dan petugas kesehatan lainnya, dan merujuk pada keputusan Presiden dan Menteri Keuangan,” Ban Bang Dikatakan dalam pertemuan online dengan Komite Perwakilan ke-9 pada hari Selasa (14/4/2020). -Bangbang mengatakan bahwa Peraturan Menteri Kesehatan harus dikeluarkan minggu ini untuk memberikan hadiah langsung kepada petugas kesehatan.

Baca: Ini Ini kain, dan itu adalah penghalang yang tinggi bagi pasien TB Indonesia— “Jadi, saya berharap bahwa keahlian staf medis dan petugas kesehatan minggu ini akan keluar dan diterapkan,” kata Bambang.

Baca: Asosiasi Dokter Indonesia Setuju bahwa semua dokter harus mampu merawat pasien Covid-19. Insentif yang sebelumnya dilaporkan oleh Presiden Jokowi hanya berlaku untuk dokter yang berhubungan langsung dengan Covid-19 dan berada di zona tanggap darurat.

Baca: Bahan-bahan alami curcumin dapat Secara efektif meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi itu tidak berlaku untuk obat-obatan untuk Covid-19

Total hadiah yang diberikan oleh para dokter ahli kepada tenaga medis adalah 15 juta rupee, dan dokter umum dan dokter gigi adalah 10 juta rupee.

Kemudian perawat Rp 7,5 juta, staf medis lainnya 5 juta rupee, dan hadiah 300 juta rupee karena memberikan bantuan kematian kepada staf medis.

Post a comment